Bolaindonesia

Reaksi Djanur Usai Persebaya Surabaya Ditahan Imbang Barito Putera

Persebaya nyaris memetik kemenangan saat menjamu Barito Putera.

Galih Priatmojo

Pesepak bola Persebaya Irfan Jaya (kiri) mencoba melewati hadangan pesepak bola PS Barito Putera Rizky Rizaldi Pora (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/7/2019). Persebaya ditahan imbang PS Barito Putera dengan skor akhir 2-2. ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.
Pesepak bola Persebaya Irfan Jaya (kiri) mencoba melewati hadangan pesepak bola PS Barito Putera Rizky Rizaldi Pora (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/7/2019). Persebaya ditahan imbang PS Barito Putera dengan skor akhir 2-2. ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.

Bolatimes.com - Kemenangan Persebaya Surabaya yang sudah di depan mata buyar setelah Barito Putera mampu membuat gol penyeimbang pada laga tunda pekan keempat Liga 1 2019, Selasa (9/7/2019) kemarin. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman pun meminta maaf atas hasil tersebut.

"Imbang di kandang sama dengan kalah dan saya meminta maaf kepada bonek, bonita dan pecinta Persebaya karena gagal tiga poin," ujarnya usai pertandingan, seperti dilansir dari suara.com.

Seperti diketahui skuat Bajul Ijo sempat memimpin laga dengan skor 2-1. Namun pada laga yang dihelat di Gelora Bung Tomo itu, Barito Putera mampu mengubah keadaan jadi imbang 2-2.

Dua gol tuan rumah dicetak Damian Lizio di menit ke-79 dan Manuchehr Jalilov menit ke-87. Sedangkan dua gol tim tamu dicetak Rafael Da Silva di menit ke-70 dan 90+1.

Menurut Djanur, sapaan akrab Djajang Nurdjaman, kelengahan di barisan belakang dan kehilangan fokus di menit akhir menjadi penyebab kegagalan timnya meraih kemenangan beruntun di empat laga.

Djanur berjanji menjadikan pertandingan yang disaksikan 9.000 orang lebih penonton di stadion tersebut sebagai bahan evaluasi menghadapi laga-laga berikutnya.

Pelatih asal Majalengka itu mengakui timnya sempat terbawa ritme lambat permainan lawan di babak pertama, namun di babak kedua ia meminta pemainnya tampil lebih cepat hingga berhasil menciptakan sejumlah peluang.

Pesepak bola Persebaya Osvaldo Ardiles Haay (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PS Barito Putera Lucas Rodrigues Ramos Da Silva (kiri) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/7/2019). Persebaya ditahan imbang PS Barito Putera dengan skor akhir 2-2. ANTARA FOTO/Moch Asim
Pesepak bola Persebaya Osvaldo Ardiles Haay (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PS Barito Putera Lucas Rodrigues Ramos Da Silva (kiri) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/7/2019). Persebaya ditahan imbang PS Barito Putera dengan skor akhir 2-2. ANTARA FOTO/Moch Asim

Sementara itu, gelandang Persebaya Damian Lizio juga mengaku sedih atas hasil akhir karena hingga menit akhir timnya unggul dan menguasai pertandingan selama 90 menit.

"Tapi, gol menit akhir Barito Putera sangat disayangkan. Ke depan kami akan terus bekerja keras untuk meraih kemenangan," ucap pemain impor asal Bolivia tersebut.

Tambahan satu poin membuat Bajul Ijo naik satu tingkat di klasemen sementara, dari peringkat lima ke urutan empat dengan koleksi 12 poin hasil tiga kali menang, tiga kali seri dan sekali kalah dari tujuh pertandingan.

Sedangkan bagi Barito Putera hasil tersebut membuatnya sukses keluar dari zona degradasi dan berada di peringkat 15 dengan koleksi empat poin hasil empat kali seri, tiga kali kalah dan belum pernah menang dari tujuh laga.

Berita Terkait

Berita Terkini