Bolaindonesia

Tak Melulu Anarkis, Begini Aksi Bonek Usai Timnya Ditundukkan Bali United

Bonek yang berkembang di Pulau Dewata mengumpulkan puluhan sampah yang tercecer di tribune penonton.

Rauhanda Riyantama | Muhammad Ilham Baktora

Pemain Persebaya dan Bali United, berebut bola pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (16/5/2019). (Instagram/officialpersebaya)
Pemain Persebaya dan Bali United, berebut bola pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (16/5/2019). (Instagram/officialpersebaya)

Bolatimes.com - Membenahi paradigma yang terlanjur buruk di tengah masyarakat terkait perilaku suporter sepak bola Indonesia tidaklah mudah. Namun, opini buruk tersebut dapat diubah jika masing-masing suporter mau berbenah.

Seperti halnya laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo yang mempertemukan PSS Sleman kontra Arema FC diwarnai kericuhan. Tentu insiden seperti ini dapat mencoreng muka suporter dan sepak bola Indonesia.

Namun tak semua suporter klub bola dikenal anarkis, seperti yang dilakukan Bonek Denpasar ini. Sejumlah suporter tim berjuluk Bajul Ijo itu membersihkan stadion Kapten I Wayan Dipta saat Persebaya Surabaya melawat ke kandang Bali United, Kamis kemarin.

Menunjukkan rasa hormat kepada tim tuan rumah meski kalah 2-1, Bonek yang berkembang di Pulau Dewata mengumpulkan sampah yang tercecer di tribune penonton. Lewat postingan twitter @BonekDenpasar mereka menulis ‘Budal mulih kudu resik. Angkat topi damel njengan sedoyo’ (Berangkat pulang harus bersih. Angkat topi untuk kalian semuanya).

Foto yang diposting pukul 02.00 dini hari, Jumat (17/5/2019), mendapat 166 likes dan 92 retweet. Tak sedikit warganet yang mengapresiasi aksi pendukung Persebaya Surabaya ini.

Seperti akun @ArmansyahBagas: Tamu yang asixx  

Akun @wahyuyk037: Respect

Adapun akun @sendiryanajah mengatakan Pertahankan

Kekalahan Ruben Karel Sanadi di laga perdana Liga 1 2019 pasti mengecewakan suporter. Namun hal itu bukan berarti akhir dari Green Force (julukan lain Persebaya) untuk berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Berita Terkait

Berita Terkini