Sederet Alasan Timnas Argentina Berpeluang Kuat Jadi Juara Piala Dunia 2022

Timnas Argentina punya modal bagus jadi juara Piala Dunia 2022.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Minggu, 13 November 2022 | 10:20 WIB
Timnas Argentina. (Silvio Avila/AFP).

Timnas Argentina. (Silvio Avila/AFP).

Bolatimes.com - Timnas Argentina dianggap punya peluang lebar untuk menjadi juara Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar dengan sederet alasan.

Tim berjuluk Albicelestes dianggap bisa mengikuti Italia yang keluar sebagai juara Euro 2020. Kendati kini, Italia tercoret dari kontestan Piala Dunia setelah kalah menyakitkan di babak playoff.

Argentina masuk jadi salah satu peserta Piala Dunia 2022 dengan catatan tak terkalahkan yang sangat panjang. Sejak kalah 1-2 dalam semifinal Copa America 2019 melawan Brasil, tidak pernah ada lagi tim yang bisa mengalahkan Argentina.

Tim yang diperkuat Lionel Messi Cs pernah masuk turnamen besar dengan bekal statistik tak terkalahkan panjang karena ketika pada Copa America 2021 mereka masuk gelanggang dengan bekal 13 laga tak terkalahkan.

Tak cuma itu, berikut sederet alasan yang membuat Timnas Argentina punya kans jadi juara Piala Dunia 2022.

Tim bertabur bintang

Berbeda dari Italia yang setelah menjuarai Piala Eropa 2022 malah gagal masuk putaran final Piala Dunia 2022, catatan Argentina justru sinambung dan kian mengilap.

Argentina yang saat ini menduduki urutan ketiga dalam peringkat FIFA di bawah Brasil dan Belgia, diyakini bakal membuat pencapaian besar di Qatar, paling tidak jika melihat skuad yang mereka bawa ke Qatar nanti.

Ini karena pelatih Lionel Scaloni memasukkan sebagian besar anggota skuad yang menjuarai Copa America 2021, ke dalam skuad Argentina untuk Piala Dunia 2022.

Dari 26 pemain pimpinan Lionel Messi yang sudah diumumkan Scaloni pada Jumat 11 November, hanya tujuh pemain yang tidak membela Argentina dalam Copa America 2021.

Messi yang beberapa kali gagal membawa Argentina menjuarai Piala Dunia terlihat menemukan sebuah tim Argentina yang kohesi dengan dirinya lebih kuat yang membuat impiannya menjuarai turnamen besar bersama Argentina terwujud.

Setelah bersama skuad itu dia menjuarai Copa America 2021, Messi memiliki harapan lebih besar lagi untuk menuntaskan dahaga 36 tahun Argentina dalam merengkuh gelar juara Piala Dunia. "Kami tengah berada dalam momen yang bagus bersama Argentina," kata Messi belum lama ini.

Ke-26 pemain yang dibawa pelatih Lionel Scaloni, sama sangat kuatnya dengan skuad yang menjuarai Copa America 2021, sekalipun calon-calon lawannya mungkin lebih kuat dibandingkan dengan saat mereka bertarung dalam turnamen kontinental setahun lalu itu.

Mereka mungkin tak istimewa di bawah mistar gawang di mana kiper Aston Villa Emiliano Martinez menjadi penjaga gawang utamanya, sedangkan Franco Armani yang membela River Plate dan Geronimo Rulli yang sehari-hari menjaga gawang Villarreal di Liga Spanyol, menjadi pelapis Martinez.

Akan tetapi tengoklah formasi lini pertahanan, tengah dan depan tim yang dijuluki Albicelestes atau "biru langit dan putih" itu. Mereka sungguh tim yang bisa membuat lawan kesulitan dalam menyerang dan sekaligus kerepotan saat bertahan.

Ini karena Argentina memiliki bek-bek tangguh yang juga berperan sentral dalam klub-klub yang mereka bela, termasuk German Pezzella yang membuat Real Betis menjadi satu dari tiga tim Liga Spanyol yang kebobolan paling sedikit musim ini, selain menjadi pilar yang membuat mereka sukses dalam Liga Europa 2022-2023 sejauh ini.

Mereka masih memiliki Cristian Romero yang instrumental bagi Tottenham Hotspur di Liga Inggris. Lalu, bek kawakan Nicolas Otamendi yang menjadi salah satu pemain penting Benfica saat lolos ke 16 besar Liga Champions sebagai juara grup padahal grup mereka dihuni dua klub raksasa, Paris Saint Germain dan Juventus.

Mereka juga memiliki Lisandro Martinez yang menjadi pemain terpenting di balik kebangkitan Manchester United di Liga Inggris. Masih ada Nicolas Tagliafico, Marcos Acuna dan imbuhan baru Juan Foyth yang sama tangguhnya dengan semua nama yang sudah disebut lebih dulu itu.

Skuad Tangguh

Sektor tengah mereka juga sama tangguhnya. Lini ini juga diisi oleh para pemain bertipe petarung seperti gelandang Atletico Madrid, Rodrigo De Paul. Pemain ini adalah gelandang tengah yang serba bisa, selalu ngotot, tak pernah berhenti berlari, tapi juga kreatif.

Sikapnya ini membuat dia menjadi mitra ideal untuk Messi. Faktanya selama ini mereka berdua membangun kemitraan efektif yang membuat Argentina semakin berbahaya untuk lawan-lawannya.

Tak cuma de Paul, mereka juga memiliki gelandang-gelandang yang terbiasa mengatur ritme permainan, mulai dari Leandro Paredes, Guido Rodriguez, sampai Exequiel Palacios. Bahkan Alejandro Gomez, Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister yang tak masuk skuad yang menjuarai Copa America 2021. Meeeka adalah para gelandang yang bisa memastikan Argentina memenangi pertarungan di sektor tengah.

Sementara di sepertiga terakhir lapangan, Albicelestes memiliki pemain-pemain depan yang kreatif dan haus gol. Tidak saja Messi, Angel di Maria, dan striker Inter Milan Lautaro Martine, tapi juga pemain Fiorentina Nicolas Gonzales dan striker Manchester City Julian Alvares.

Di sektor ini pun mereka masih memiliki Paulo Dybala dan Joaquin Correa yang masuk skuad Copa America 2021 tetapi memiliki rekam jejak mengerikan dalam meneror pertahanan lawan.

Dengan catatan tak terkalahkan yang begitu panjang dan skuad berisi pemain-pemain fantastis, bukan tidak mungkin Argentina menjuarai lagi Piala Dunia setelah terakhir kali melakukannya pada 1986. Mungkin kali ini Messi yang sudah empat kali mengikuti Piala Dunia pada 2006, 2010, 2014 dan 2018, akhirnya berhasil mempersembahkan trofi juara kepada Argentina.

Namun yang sudah di depan mata mereka, adalah memecahkan rekor dunia 36 pertandingan tak terkalahkan yang tengah dipegang Italia. Ini sangat dimungkinkan mengingat tiga lawan Argentina di Grup C, masih terlalu sulit untuk bisa mengalahkan mereka, entah itu Arab Saudi, Meksiko atau pun Polandia.

Sebaliknya mereka bisa mulus ke babak 16 besar sebagai juara Grup D yang lawannya mungkin adalah Denmark. Jika lolos dari babak ini, Argentina bisa menghadapi Belanda atau Amerika Serikat. J0ika segalanya lancar mereka bisa masuk semifinal dan mungkin bertemu kembali dengan Brazil seperti dalam final Copa America 2021.

Memang masih terlalu dini untuk memetakan sampai mana Argentina melangkah dalam Piala Dunia 2022. Namun catatan tak terkalahkan yang panjang, preseden Italia pada Euro 2020, dan skuad yang merata di semua lini, membuat Argentina tak bisa dikesampingkan sebagai calon kuat juara dunia.

Ini masih ditambah faktor Lionel Messi yang kemungkinan akan bertarung mati-matian mengingat usianya yang sudah 35 tahun telah membuat Piala Dunia Qatar menjadi kesempatan terakhirnya untuk menjuarai turnamen ini.

(Antara)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Barcelona menutup tur pramusim Asia mereka dengan penampilan gemilang, menghancurkan Daegu FC dengan skor telak 5-0

boladunia | 21:11 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjalani debutnya bersama klub Eredivisie Belanda, Fortuna Sittard

boladunia | 17:27 WIB

Fortuna Sittard resmi mendatangkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner

boladunia | 16:45 WIB
Tampilkan lebih banyak