Arena

Jumpa Unggulan Jepang di Perempat Final Denmark Open 2022, Apriyani/Fadia: Harus Siap dan Pintar

Apriyani/Fadia siap tempur lawan Nami/Chiharu.

Husna Rahmayunita

Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ketika menghadapi wakil Jerman, Stine Kuespert/Emma Moszczynski pada babak pertama Malaysia Open 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/6/2022). [PBSI]
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ketika menghadapi wakil Jerman, Stine Kuespert/Emma Moszczynski pada babak pertama Malaysia Open 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/6/2022). [PBSI]

Bolatimes.com - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bakal menghadapi unggulan Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida di perempat final Denmark Open 2022, Jumat (21/10/2022).

Apriyani/Fadia siap bersaing dengan Nami/Chiharu meski secara peringkat BWF lebih rendah. Keduanya pernah mengalahkan duo Jepang tersebut di Malaysia Open 2022.

"Untuk menghadapi pertandingan besok, saya harus lebih siap dan harus pintar membaca arah buangan bola lawan," tutur Fadia dalam pesan singkat PP PBSI di Jakarta, Kamis.

Ganda putri peringkat ke-24 menuju babak perempat final berlangsung singkat karena lawan mereka memutuskan mundur pada awal gim kedua akibat cedera.

Apri/Fadia hanya menghabiskan 22 menit di lapangan nomor satu Jyske Bank Arena ketika menghadapi ganda putri asal China Du Yue/Li Wen Mei. Pertandingan babak kedua berakhir dengan skor 21-13, 6-1.

"Saya tidak tahu lawan cedera apa. Cuma Du Yue langsung bilang ke wasit untuk minta perawatan. Habis itu dia menyatakan mundur," Fadia menceritakan.

Meski mendapat keuntungan dari mundurnya Du/Li, namun pasangan Indonesia sempat kewalahan menghadapi serangan lawan pada awal pertandingan.

"Awal gim pertama kami masih bermain dengan meraba-raba pola permainan lawan hingga interval gim pertama. Setelah jeda, kami baru mengetahui permainan lawan dan mulai mencoba melakukan serangan ke arah mereka," ungkap Fadia.

Pada gim kedua, sebenarnya Apri/Fadia sudah semakin panas dan telah menyiapkan sejumlah rencana strategi untuk menghentikan aksi Du/Li. Namun kejadian tak terduga justru terjadi dan mereka cukup bersyukur karena bisa menghemat tenaga untuk laga perempat final.

"Tentunya saya merasa senang dan lumayan bisa menghemat tenaga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," pungkas Fadia.

Selain Apri/Fadia, empat wakil Indonesia lainnya juga lolos ke babak delapan besar turnamen kategori BWF Super 750 ini. Termasuk ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang akan saling bersaing merebut tiket semifinal.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini