Arena

Profil Akane Yamaguchi, Tunggal Putri Ranking 1 Dunia yang Dikalahkan Bilqis Prasista

Akane Yamaguchi bahkan menangis usai dikalahkan Bilqis

Irwan Febri Rialdi

Akane Yamaguchi menangis usai kalah melawan Bilqis Prasista. (TikTok/@galeriatletbad)
Akane Yamaguchi menangis usai kalah melawan Bilqis Prasista. (TikTok/@galeriatletbad)

Bolatimes.com - Tunggal putri nomor satu dunia asal Jepang, Akane Yamaguchi, harus menelan pil pahit setelah tumbang dari bintang muda Indonesia, Bilqis Prasista, pada ajang Piala Uber 2022.

Akane Yamaguchi yang diunggulkan pada nomor ini nyatanya harus bertekuk lutut di hadapan Bilqis Prasista pada nomor pertama pertandingan terakhir Grup A Piala Uber 2022.

Bilqis Prasista yang berada di peringkat 333 dunia itu justru sukses menumbangkan Akane Yamaguchi lewat dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 19-21 di Impact Arena, Thailand, Rabu (11/5/2022).

Menurut Akane Yamaguchi, hasil pertandingan yang tak berpihak kepadanya ini tak terlepas dari kegagalannya mengambil alih dominasi permainan.

“Saya satu-satunya alasan yang membuat saya kalah. Saya tidak bisa mengontrol pertandingan dengan baik dan membuat di (Bilqis) bisa mendominasi,” ujar Akane dikutip dari laman resmi BWF.

Profil Akane Yamaguchi

Akane Yamaguchi merupakan pebulu tangkis asal Jepang yang selama beberapa tahun terakhir ini merajai nomor tunggal putri dunia.

Kiprahnya sudah mulai melejit sejak menjuarai ajang Asian Junior Championships bersama tim Jepang pada 2012 dan memenangi beberapa kejuaraan setelahnya.

Setelah bersinar di kancah Asia, ia sukses menjuarai Kejuaraan Dunia Junior pada 2013 dan 2014.

Salah satu titik penting dalam kariernya terjadi pada tahun 2018. Akane Yamaguchi sukses lolos ke final All England Open, meski akhirnya tumbang dari Tai Tzu-ying di final.

Lalu, Yamaguchi yang saat itu masih berusia 20 tahun sukses menjungkalkan Tai Tzu-ying dari peringkat satu dunia

Pada tahun yang sama pula, Yamaguchi sukses membukukan sejarah karena membawa Jepang meraih gelar juara Piala Uber 2018. 

Ini merupakan raihan yang mengagumkan lantaran Jepang sudah absen meraih prestasi tersebut selama 37 tahun lamanya.

Sayangnya, kesuksesan itu gagal dilanjutkan oleh Yamaguchi dan kolega pada ajang Piala Uber 2020 yang berlangsung di Aarhus, Denmark.

Ketika itu, tim jepang yang tampil impresif sepanjang turnamen sukses lolos ke partai puncak. Sayangnya, mereka harus tumbang 1-3 dari China di final.

Sejauh ini, Akane Yamaguchi masih kokoh bertahan di puncak peringkat BWF di nomor tunggal putri. 

Sepanjang kariernya, Akane Yamaguchi sudah berhasil mengalahkan sejumlah pebulu tangkis yang menduduki peringkat satu dunia seperti Ratchanok Intanon (Thailand), Tai Tzu-ying (Taiwan), hingga Wang Shixian.

Sejumlah keunggulan yang dimiliki atlet berusia 24 tahun ini ialah kelincahannya berlari dengan cepat. Ia juga andal dalam menjangkau pukulan sulit yang biasanya sulit diselamatkan.

Meskipun posturnya kecil, dia adalah sosok pebulu tangkis yang sabar dan konsisten dalam bekerja. Yamaguchi juga jarang membuat kesalahan sendiri.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Berita Terkait

Berita Terkini