Arena

Usai Libas Greysia/Apriyani, Wakil Jepang Berniat Revans di Final WTF 2021

Matsuyama/Shida tak mau gampang puas setelah melaju ke final BWF World Tour Finals 2021.

Husna Rahmayunita

Ganda putri Jepang,Nami Matsuyama/Chiharu Shida. (Instagram/@chiipecochan)
Ganda putri Jepang,Nami Matsuyama/Chiharu Shida. (Instagram/@chiipecochan)

Bolatimes.com - Ganda putri Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida melaju ke final BWF World Tour Finals 2021 seusai menumbangkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Matsuyama/Shida menang atas Greysia/Apriyani di babak semifinal setelah melakoni pertarungan rubber gam dengan skor 14-21, 21-13, 21-23.

Mereka berpelung merebut gelar juara World Tour Finals atau WTF 2021 setelah menjuarai Indonesia Open 2021 pekan lalu.

Meski menang, Matsuyama/Shida tampak belum puas. Mereka bertekad revas saat menghadapi ganda putri Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong.

"Saatnya untuk revans. Kami keluarkan segenap kemampuan untuk melawan Kim/Kong. Perbaiki fisik dan tenga agar bisa maksimal besok," ujar Matsuyama seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, ganda putri peringkat tujuh dunia itu mengungkap kunci kemenangan atas Greysia/Apriyani. Shida mengklaim sudah mempelajari taktik rivalnya di gim pertama.

Mereka sempat kewalahan menghadapi serangan juara Olimpiade Tokyo 2020 sehingga berusaha mengembalikan keadaan.

"Pada pertandingan ini kami belajar dari setiap pertandingan sebelumnya. Kami mencoba mengeluarkan permainan terbaik, dengan mencoba menekan perlahan-lahan untuk keluar sebagai pemenang," ungkap Shida.

Matsuyama/Shida kehilangan fokus di gim kedua hingga akhirnya tertinggal dengan skor 13-21. Beruntung di gim ketiga, mereka menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya hingga bisa merebut kemenangan dengan skor ketat 23-21.

Meski menang atas ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo, namun wakil Jepang ini sempat membuat kesalahan yang seharusnya bisa diantisipasi, seperti kesalahan pengembalian dan penempatan bola.

Matsuyama mengaku tertekan dengan keuletan Greysia/Apriyani, sehingga membuatnya sulit untuk fokus dan maksimal dalam menyerang dan bertahan.

"Saya bermain kurang maksimal pada hari ini. Pukulan saya kurang maksimal sehingga banyak diserang," kata Matsuyama mengungkapkan.

Sementara Shida mengalami kondisi terbawa pola permainan Greysia/Apriyani di gim kedua sehingga tak bisa memainkan strategi yang dia inginkan.

"Namun di gim ketiga kami tampil dengan bermain lebih agresif dan menekan," beber Shida.

Berita Terkait

Berita Terkini