Arena

Bertekad Revans ke Wakil Jepang di WTF 2021, Pram/Yere: Kami Siap Capek

Pram/Yere bertekad melakukan balas dendam ke Hoki/Kobayashi.

Husna Rahmayunita

Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan beraksi dalam turnamen Indonesia Open 2021 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Kamis (25/11/2021). (ANTARA/HO-Humas PP PBSI/aa)
Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan beraksi dalam turnamen Indonesia Open 2021 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Kamis (25/11/2021). (ANTARA/HO-Humas PP PBSI/aa)

Bolatimes.com - Ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan akan tampil perdana di BWF World Tour Finals.

Ini menjadi momen penting bagi pasangan Pramudya/Yeremia sehingga mereka bertekad untuk tampil maksimal di BWF World Tour Finals 2021.

"Ini merupakan kali pertama kami tampil di sini. Kami ingin memberikan yang terbaik dan bermain tanpa beban," kata Yeremia dalam konferensi pers, Selasa (30/11/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Pramudya yang menyebut akan tampil tanpa beban.

"Karena akan melawan pasangan yang punya peringkat lebih tinggi, kami berupaya memberikan yang terbaik dan tanpa beban saja pada setiap pertandingan," sahut Pramudya.

Berdasarkan hasil undian WTF 2021, Pramudya/Yeremia menempati Grup B bersama dengan wakil Jepang sang juara Indonesia Masters 2021 Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Pram/Yere pun bertekad ingin melakukan revans atas Hoki/Kobayashi lantaran mereka sempat dikalahkan oleh ganda putra Jepang tersebut di Indonesia Open.

"Kalau boleh, saya mau revans melawan Hoki/ Kobayashi. Kami kesal kalah dari mereka. Mereka punya keunggulan tenang di poin-poin kritis. Kini kami berupaya mengalahkan mereka ke depannya," kata Yeremia.

Sementara Pramudya mengaku secara personal akan mewaspadai Hoki karena dinilai punya kemampuan untuk menekan yang sangat baik dan harus siap secara fisik.

"Khususnya untuk Hoki, dia mainnya lebih menekan, kualitas permainannya juga lebih bagus. Mereka pasangan yang tidak gampang mati, diserang mereka bisa menyerang balik. Menghadapi lawan seperti itu kami sudah siap capek," timpal Pramudya.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini