Arena

Mantap Nyapres, Manny Pacquiao: Tinju Sudah Berakhir

Manny Pacquiao pensiun dari dunia tinju.

Husna Rahmayunita

Petunju Filipina, Manny Pacquiao. (TED ALJIBE / AFP)
Petunju Filipina, Manny Pacquiao. (TED ALJIBE / AFP)

Bolatimes.com - Manny Pacquiao resmi gantung sarung tinju seusai mengungkap keingginannya maju sebagai calon Presiden Filipina.

Terkenal sebagai legenda tinju, Manny Pacquiao kini memilih fokus nyapres untuk mewujudkan impiannya sebagai presiden. Ia pensiun dari tinju untuk fokus pada pertarungan terbesar dalam karier politiknya.

Pacquiao memulai karier politiknya ketika gagal dalam pemilihan kongres pada 2007. Ia memenangi kursi di majelis rendah kongres pada 2010, mewakili provinsi Sarangani selatan.

Setelah itu, Pacquiao terpilih sebagai anggota kongres dua periode untuk masa jabatan enam tahun di majelis tinggi pada 2016.

Semenjak saat itu, Pacquiao membagi waktunya antara politik dan olahraga tinju. Selain jadi atlet, ia merupakan senator Filipina.

Di dunia politik, Pacquiao termasuk di antara sekutu paling setia Presiden Filipina Rodrigo Duterte, yang mendukung presiden tersebut melawan narkoba dan upaya menerapkan kembali hukuman mati.

Pukulan petinju Manny Pacquiao mengenai wajah Ketih Thurman. Pada pertandingan yang digelar di Las Vegas, Minggu (21/7/2019) siang, Pacman julukan Manny Pacquiao menang angka atas lawannya. [John Gurzinski / AFP]
Pukulan petinju Manny Pacquiao mengenai wajah Ketih Thurman. Pada pertandingan yang digelar di Las Vegas, Minggu (21/7/2019) siang, Pacman julukan Manny Pacquiao menang angka atas lawannya. [John Gurzinski / AFP]

Namun, hubungan politik mereka memburuk setelah Pacquiao mengkritik hubungan persahabatan Duterte dengan China dan korupsi di pemerintahan. Pada Juli, ia digulingkan sebagai presiden partai politik yang berkuasa di negara itu.

Sementara di dunia tinju, dia dikenal arena gerak kakinya yang cepat dan kecepatan pukulannya yang luar biasa, Pacquiao secara luas dianggap sebagai salah satu petarung ofensif terbaik dalam sejarah olahraga tersebut.

Namun pada Agustus, petinju 42 tahun tersebut kalah dalam pertandingan perebutan gelar kelas welter WBA melawan petinju Kuba Yordenis Ugas.

Jinkee Pacquiao. (Instagram/@jinkeepacquiao)
Jinkee Pacquiao. (Instagram/@jinkeepacquiao)

Teranyar, Pacquiao mengumumkan kalau dirinya benar-benar berhenti dari tinju. Hal itu disampaikannya lewat video berdurasi 14 menit yang diposting di halaman Facebook resminya.

"Saya baru saja mendengar bel terakhir. Tinju sudah berakhir," ujar Pacquiao emosional, dikutip Reuters, Rabu (28/9)

Bukan kaleng-kaleng, Pacquiao adalah satu-satunya orang yang memegang gelar dunia di delapan divisi berbeda.

"Saya tidak pernah berpikir hari ini akan datang ketika saya menggantung sarung tinju saya," tambah Pacquiao.

Dalam postingan itu, dia juga berterima kasih kepada para penggemarnya di seluruh dunia, demikian seperti dikutip dari Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini