Liga champions 5 November 2026
Fenerbahce 3
Liverpool 2
Liga champions 5 November 2026
AEK Athens FC 2
Real Madrid 3
Liga champions 5 November 2026
Viking 4
Sabah FA 1
Liga champions 5 November 2026
Slavia Praha 1
Arsenal 2
Liga champions 5 November 2026
FC Porto 4
Napoli 1
Liga champions 5 November 2026
PSV Eindhoven 1
Club Brugge KV 2
Liga champions 5 November 2026
RB Leipzig 2
Man City 3
Liga champions 5 November 2026
Borussia Dortmund 2
Real Betis 1
Liga champions 5 November 2026
Lens 1
Como 9
Liga champions 4 November 2026
Galatasaray 2
VfB Stuttgart 0
Liga champions 4 November 2026
Shakhtar Donetsk 0
Sporting CP 1
Liga champions 4 November 2026
Lask Linz 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 4 November 2026
Villarreal 0
PSG 6
Liga champions 4 November 2026
Atletico Madrid 0
Bayern Munchen 2
Liga champions 4 November 2026
Barcelona 3
Aston Villa 0
Liga champions 4 November 2026
Bodo/Glimt 0
Lille 0
Liga champions 4 November 2026
Feyenoord 0
Inter Milan 3
Liga champions 4 November 2026
Man United 3
AS Roma 2
Liga italia 3 November 2026
Sassuolo 2
Fiorentina 4
Liga italia 3 November 2026
Atalanta 0
Parma 3
Liga prancis 3 November 2026
Lorient 0
Brest 2
Liga inggris 3 November 2026
Newcastle 0
Everton 1
Liga spanyol 3 November 2026
Deportivo La Coruna 2
Osasuna 1
Liga italia 2 November 2026
Lecce 1
Genoa 2
Liga spanyol 2 November 2026
Elche 0
Valencia 1
Liga italia 2 November 2026
Juventus 2
Napoli 0
Liga prancis 2 November 2026
Marseille 2
Toulouse 0
Liga spanyol 2 November 2026
Athletic Club 2
Real Sociedad 1
Liga italia 1 November 2026
Udinese 2
AS Roma 5
Liga inggris 1 November 2026
Tottenham 2
Crystal Palace 0
Liga jerman 1 November 2026
Bayern Munchen 2
Borussia Dortmund 2
Liga spanyol 1 November 2026
Real Betis 2
Malaga 1
Liga italia 1 November 2026
AC Milan 3
Inter Milan 1
Liga prancis 1 November 2026
Troyes 2
Le Mans 0
Liga prancis 1 November 2026
Lyon 2
Angers 0
Liga inggris 1 November 2026
Aston Villa 1
Fulham 1
Liga spanyol 1 November 2026
Barcelona 6
Alaves 1
Liga indonesia 1 November 2026
Persib Bandung 4
Isenmulang FC 0
Liga indonesia 1 November 2026
PSIM Yogyakarta 2
Borneo FC 1
Liga italia 1 November 2026
Como 1
Venezia 0
Liga indonesia 1 November 2026
Garudayaksa 3
PSS Sleman 1
Liga spanyol 1 November 2026
Getafe 3
Sevilla 1
Liga italia 1 November 2026
Frosinone 2
Torino 0
Liga italia 1 November 2026
Lazio 2
Cagliari 1
Liga prancis 1 November 2026
Strasbourg 5
Auxerre 1
Liga jerman 1 November 2026
Union Berlin 1
FC Koln 1
Liga spanyol 1 November 2026
Racing Santander 0
Real Madrid 3
Liga prancis 1 November 2026
Paris FC 3
AS Monaco 1
Liga inggris 1 November 2026
Liverpool 0
Arsenal 1
Liga jerman 1 November 2026
Eintracht Frankfurt 3
Hamburger SV 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
LE Havre 1
PSG 5
Liga jerman 31 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FSV Mainz 05 1
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Villarreal 0
Espanyol 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
Lille 1
Lens 0
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Persik Kediri 1
Persita 5
Liga indonesia 31 Oktober 2026
PSM Makassar 0
Madura United 1
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Arema FC 1
Bali United 3
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Dewa United 2
Persija 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Chelsea 2
Man United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Levante 0
Atletico Madrid 2
Liga italia 31 Oktober 2026
Bologna 2
Monza 1
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
RB Leipzig 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Augsburg 1
SC Freiburg 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
VfB Stuttgart 4
Liga jerman 31 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 0
SC Paderborn 07 0
Liga jerman 31 Oktober 2026
Werder Bremen 2
Hoffenheim 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Coventry 3
Sunderland 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Hull City 2
Ipswich 2
Liga inggris 31 Oktober 2026
Brentford 2
Nottingham Forest 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Man City 0
Brighton 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Bournemouth 2
Leeds United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Rayo Vallecano 3
Celta Vigo 0
Liga prancis 31 Oktober 2026
Nice 5
Rennes 2

Profil Ade Resky, Pebulu Tangkis Indonesia yang Dinaturalisasi Azerbaijan

Mengenal pebulu tangkis asal Indonesia bernama Ade Resky Dwicahyo yang akan membela Azerbaijan di Olimpiade Tokyo 2020.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Kamis, 08 Juli 2021 | 20:15 WIB
Profil Ade Resky, Pebulu Tangkis Indonesia yang Dinaturalisasi Azerbaijan

Profil Ade Resky, Pebulu Tangkis Indonesia yang Dinaturalisasi Azerbaijan

bolatimes.com - Indonesia memiliki banyak bakat di dunia bulutangkis. Tak jarang, banyaknya bakat yang lahir di Tanah Air membuat para pebulutangkis sulit bersaing dan memilih menjadi warga negara lain untuk berpartisipasi di ajang internasional.

Salah satunya adalah Ade Resky Dwicahyo. Pebulu tangkis berusia 23 tahun ini ramai menjadi perbincangan jelang bergulirnya Olimpiade Tokyo 2020.

Ade Resky menjadi perbincangan karena namanya tercatat sebagai satu-satunya wakil Azerbaijan di cabang olahraga bulutangkis pada even olahraga terakbar sejagat tersebut.

Ia berhasil meraih satu tiket di Olimpiade Tokyo 2020. Karena bulutangkis bukanlah olahraga yang begitu erat dengan Azerbaijan, tak ayal Ade Risky hanya menjadi satu-satunya wakil negara tersebut.

Berpindahnya status kewarganegaraan Ade Resky dari Indonesia ke Azerbaijan sendiri diketahui terjadi pada 2018. Ia menerima tawaran dari Azerbaijan karena memiliki kesempatan bertanding di turnamen besar di tahun mendatang.

“Seperti Anda ketahui, saya asli Indonesia. Indonesia adalah salah satu negara terkuat di bulu tangkis,'' tutur Ade Resky, dikutip dari laman Badminton Europe pada Juni 2020 lalu.

“Ketika mendapat tawaran dari Azerbaijan, saya mendapat peluang lebih tinggi untuk tampil di kejuaraan dunia dan Olimpiade,” tandasnya.

Kesempatan bermain di turnamen besar yang ditawarkan Azerbaijan sulit ditolak, mengingat kerasnya persaingan di Tanah Air.

Lantas, siapakah Ade Resky Dwicahyo itu? Berikut profil dari pebulutangkis Indonesia yang dinaturalisasi Azerbaijan.

Ade Resky Dwicahyo, Pebulutangkis Indonesia Penakluk Benua Biru

Baca Juga: Wulan Guritno Tampil Kece saat Olahraga, Bikin Anya Geraldine Terpana

Ade Resky Dwicahyo lahir pada 13 Mei 1998 di Indonesia. Ia sendiri merupakan pebulu tangkis yang bermain di sektor tunggal putra dan ganda putra.

Dinukil dari laman Djarum Badminton, Ade Resky merupakan jebolan PB Exist Jakarta. Diketahui, dulunya ia sempat membela tim nasional bulutangkis Indonesia.

Ade Resky tampil untuk Indonesia di Kejuaraan Junior Asia dan Kejuaraan Dunia Junior Bulu Tangkis pada 2016. Saat itu Indonesia kalah di perempatfinal dari Korea Selatan di turnamen Kejuaraan Junior Asia.

Pun dengan Kejuaraan Dunia Junior Bulu Tangkis, Ade Resky dan tim nasional Indonesia gagal mendapatkan medali setelah terhenti di babak perempatfinal.

Tak disangka, dua turnamen itu menjadi turnamen terakhir Ade Resky dengan membawa nama Indonesia. Setelahnya, ia memilih menerima tawaran Azerbaijan.

Sebagai pebulutangkis Azerbaijan, Ade Resky banyak tampil di kejuaraan Eropa dan dunia. Turnamen pertamanya sebagai warga negara Azerbaijan adalah Kharkiv International di Ukraina pada 2018.

Di ajang itu, ia hanya puas menjadi runner-up usai tumbang di hadapan Jan Louda dua set langsung. Setelah kekalahan itu, Ade Resky pun berhasil meraih juara di ajang lanjutan di sektor tunggal putra.

Ade Resky menjadi juara di Belarus International, Egypt International, Bahrain International, Botswana International, dan Zambia International pada 2018.

Setelahnya ia pun sempat menjadi runner-up di lima ajang lanjutan sebelum kembali juara ada ajang Egypt International dan Cameroon International di tahun 2019.

Di sektor ganda putra, prestasi Ade Resky tak kalah mentereng. Ia berhasil meraih lima gelar juara di lima ajang berbeda pada tahu 2018 lalu.

Saat ini, Ade Resky duduk di rangking 80 BWF di sektor tunggal putra. Rangking terbaiknya sepanjang karier adalah 63 di sektor ganda putra dan 71 di sektor tunggal putra.

Ade Resky akan bersaing dengan nama-nama besar di Olimpiade Tokyo 2020 nanti. Selain bisa menghadapi peringkat 1 dan 2 dunia, ia pun bisa berhadapan dengan eks kompatriotnya yakni Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra.

×
Zoomed
TERKINI

Kegiatan Youth Economics Summit (YES) 2025 di Jakarta pada akhir pekan lalu sukses digelar....

arena | 14:39 WIB

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas h...

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman....

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain....

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel....

arena | 14:49 WIB