Arena

Minarti Timur Tantang Pebulutangkis Putri Rebut Gelar di Awal Tahun Baru

Minarti Timur minta para pebulutangkis putri bisa dapat gelar di awal tahun baru.

Galih Priatmojo

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, mengangkat piala usai memenangi laga final BWF World Junior Championships 2017 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (22/10/2017). [Antara/Andreas Fitri Atmoko]
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, mengangkat piala usai memenangi laga final BWF World Junior Championships 2017 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (22/10/2017). [Antara/Andreas Fitri Atmoko]

Bolatimes.com - Pelatih tunggal putri PBSI, Minarti Timur menantang para pebulutangkis pelatnas tunggal putri PBSI bisa meraih gelar sebagai kado di awal Tahun Baru 2019 . 

Minarti menargetkan Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan meraih setidaknya satu gelar juara di turnamen BWF World Tour level manapun.

"Ya kalau mau (juara) itu di (BWF World Tour) level Super 100, 300 atau 500. Untuk Super 1000 itu agak susah," ujar Minarti Timur saat dihubungi, Jumat (28/12/2018).

Seperti diketahui, penampilan sektor tunggal putri Indonesia selama 2018 belum cukup memuaskan.

Tak ada satupun gelar juara dari turnamen BWF World Tour yang diraih.

Peningkatan penampilan juga hanya terlihat dari sisi Gregoria Mariska Tunjung. Pebulutangkis 19 tahun yang baru menjalani debut awal 2018 itu mampu menembus peringkat 15 dunia BWF.

Sementara untuk Fitriani , Ruselli Hartawan, dan Dinar Dyah Ayustine, performa mereka bisa dibilang stagnan.

Posisi mereka diperingkat BWF pun masih terdampar di luar 20 Besar. Bahkan, performa Fitriani sepanjang 2018 cenderung menurun.

Sempat menembus ranking 20 dunia pada pertengahan 2017, ranking BWF pebulutangkis 20 tahun itu terjun bebas ke posisi 33.

Minarti menyebut seluruh anak didiknya harus bisa mengambil pelajaran dari pengalaman mengikuti turnamen sepanjang tahun ini.

Dirinya berharap, keempat pemainnya tersebut bisa menunjukkan peningkatan prestasi di Tahun Baru 2019.

"Mudah-mudahan mereka bisa lebih matang tahun depan (2019). Dengan semua yang mereka lakukan, serta evaluasi di tahun ini. Semoga (performa mereka) bisa diperbaiki, dan tahun depan bisa lebih bagus," imbuhnya.

Turnamen terdekat yang akan diikuti para pemain tunggal putri Indonesia adalah Indonesia Masters 2019.

Turnamen BWF World Tour Super 500 itu akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 22-27 Januari 2019.

 

Berita ini sudah dimuat di suara.com

Berita Terkait

Berita Terkini