Liga

Kalah Tipis, Mauricio Pochettino Akui PSG Menderita Hadapi Manchester City

Pochettino mengaku anak asuhnya kewalahan duel dengan PSG.

Husna Rahmayunita

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino. [IAN KINGTON / IKIMAGES / AFP]
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino. [IAN KINGTON / IKIMAGES / AFP]

Bolatimes.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino buka suara seusai timnya kalah tipis dari Manchester City pada laga lanjutan Liga Champions, Kamis (25/11/2021) dinihari WIB.

Manchester City mengalahkan PSG dengan skor 2-1 di Stadion Etihad dan lolos ke-16 besar Liga Champions. Sejatinya, PSG unggul lebih dahulu lewat gol Kylan Mbapper namun tak bisa menyamakan kedudukan hingga akhir laga.

Pochettino mengakui Lionel Messi Cs kewalahan menghadapi The Citizens sejak awal laga. Ini yang membuat mereka kalah.

"Babak pertama saya pikir sulit sebagaimana Manchester City memaksa kami untuk bermain lebih dalam dan itu terkadang bagus dan terkadang itu bukan situasi yang bagus," ujar Mauricio Pochettino dikutip dari situs resmi klub.

Ia menjelaskan PSG menderita ketika dipaksa bermain bertahan dan melawan tim seperti Manchester City. Pelatih asal Argentina itu menilai, seharusnya Les Parisiens bisa tampil lebih baik dan mengendalikan beberapa periode dalam pertandingan dan mencetak gol.

Lionel Messi (kiri) memperlihatkan gesture kebingunan yang ditujukan kepada pelatih PSG Mauricio Pochettino pasca diganti di tengah laga PSG vs Lyon dalam lanjutan Ligue 1 Prancis di Parc des Princes, Paris, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. (FRANCK FIFE / AFP)
Lionel Messi (kiri) memperlihatkan gesture kebingunan yang ditujukan kepada pelatih PSG Mauricio Pochettino pasca diganti di tengah laga PSG vs Lyon dalam lanjutan Ligue 1 Prancis di Parc des Princes, Paris, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. (FRANCK FIFE / AFP)

"Kami menderita, kami harus menderita di level ini, di Liga Champions, dan kembali melawan tim seperti Manchester City kamu harus menderita," ungkap Pochettino.

"Babak kedua saya pikir kami memulainya dengan baik, saya pikir kami mengendalikan pertandingan dalam beberapa periode di babak kedua dan berhasil mencetak gol," sambungnya.

Meski mencetak satu gol, kata dia, hal itu tidak membantu terlalu banyak dan membuat mereka harus kebobolan dua gol. Pochettino kecewa karena PSG tidak bisa untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan status juara grup.

"Setelah itu keadaan tim tidak membantu kami untuk terus melaju dengan cara yang sama dan kemudian kami kebobolan tentu saja. Sedikit kecewa tetapi kualifikasi ada di sana. Kami ingin menjadi yang pertama jadi kecewa tentang itu," ungkap Pochettino.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini