Liga

Panas! Real Madrid 'Disemprot' Balik PSG soal Kylian Mbappe

Semula Real Madrid sesumbar akan merekrut Kylian Mbappe musim depan.

Husna Rahmayunita

Kylian Mbappe kecewa Prancis kalah dari Swiss di Euro 2020. (AFP/Franck Fife/Pool)
Kylian Mbappe kecewa Prancis kalah dari Swiss di Euro 2020. (AFP/Franck Fife/Pool)

Bolatimes.com - Kylian Mbappe blak-blakan ingin meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) musim ini. Ia mengaku ingin pindah ke Real Madrid.

Pengakuan tersebut sontak menjadi sorotan. Saga transfer Kylian Mbappe dari PSG ke Real Madrid menyisakan teka-teki.

Terlebih, setelah Real Madrid sesumbar akan merekrut Kylian Mbappe musim depan. Ini yang kemudian membuat PSG murka.

Kepada El Debate, Presiden Real Madrid, Florentino Perez mengatakan pihaknya ingin menyelesaikan proses transfer Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu secepat mungkin, tepatnya pada Januari.

"Pada bulan Januari kami akan mendapat kabar dari Mbappe. Kami berharap pada 1 Januari semuanya dapat diselesaikan," kata Florentino Perez dikutip dari Marca, Rabu (6/10/2021).

Meski tak lama kemudian mengoreksi pernyataannya bahwa yang dia maksud adalah menunggu sampai kontrak sang pemain berakhir pada Juni 2022 untuk merekrutnya, PSG sudah terlanjur berang.

Buntut dari pernyataan itu, Direktur olahraga PSG, Leonardo menyerang balik Real Madrid dengan mengatakan bahwa Los Blancos dan Florentino Perez tidak memiliki rasa hormat terhadap PSG selaku klub yang secara hukum masih memiliki Mbappe.

"Isu baru terkait hengkangnya [Mbappe] terletak pada kurangnya rasa hormat terhadap PSG dan terhadap Mbappe," kata Leonardo kepada L'Equipe.

"Faktanya, pada minggu yang sama seorang pemain Real Madrid (Karim Benzema), kemudian pelatih Madrid dan sekarang presiden berbicara tentang Kylian seolah-olah mereka sudah menjadi satu."

"Florentino sudah berbicara dengan penggemar Mbappe minggu ini. Saya ulangi: itu adalah kurangnya rasa hormat yang tidak bisa kami toleransi."

Mengenai klaim Perez yang mengatakan pernyataanya telah disalah artikan, Leonardo mengaku tidak peduli. Sejak awal, sikap Real Madrid dalam saga transfer Mbappe disebut sudah tidak melibatkan rasa hormat.

"Ini telah terjadi selama dua tahun. Saya hanya ingat bahwa periode pasar telah berakhir dan ada musim yang sedang berjalan," kata Leonardo.

"Ada pertandingan dan Madrid tidak dapat terus berperilaku seperti ini. Biarkan ini berhenti sekarang! Mbappe adalah pemain PSG dan klub ingin hubungan ini bertahan lama," tandasnya.

(Suara.com/Arief Apriadi)

Berita Terkait

Berita Terkini