Liga

Bodo Amat dengan Aturan FIFA, 6 Klub Inggris Ogah Lepas Pemain ke Timnas

Chelsea, Manchester United, hingga Liverpool tidak melepas pemain Brasil untuk tugas internasional bersama negara

Irwan Febri Rialdi

Selebrasi striker Manchester City, Gabriel Jesus, usai jebol gawang Real Madrid. (Javier Soriano/AFP).
Selebrasi striker Manchester City, Gabriel Jesus, usai jebol gawang Real Madrid. (Javier Soriano/AFP).

Bolatimes.com - Enam klub Liga Premier, termasuk Chelsea dan Manchester City, masa bodoh dengan aturan FIFA. Mereka berpegang teguh dengan keputusan untuk tidak melepaskan pemain Brasil untuk tugas internasional.

Di jeda Internasional awal bulan ini, Brasil akan menghadapi Chile, Argentina dan Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain Chelsea dan Man City, empat klub Liga Premier lainnya yang menolak melepas pemain ke Timnas Brasil adalah MU, Liverpool, Leeds United dan juga Everton.

Penyerang Timnas Brasil, Gabriel Jesus (kiri). [CARL DE SOUZA / AFP]
Penyerang Timnas Brasil, Gabriel Jesus (kiri). [CARL DE SOUZA / AFP]

Dilaporkan Marca, Rabu (1/9/2021), enam klub tersebut tidak peduli dengan ancaman sanksi dari FIFA, karena mereka memiliki alasan kuat, yaitu tingginya penyebaran COVID-19 di Amerika Selatan.

Selain itu, menurut peraturan pemerintah Inggris, setiap orang yang melakukan perjalanan ke negara-negara yang masuk daftar merah harus menjalani karantina selama sepuluh hari.

Dengan demikian, berdasarkan aturan protokol kesehatan yang harus diikuti, artinya para pemain Brasil tersebut bisa melewatkan dua pertandingan Liga Premier dan pertandingan Liga Champions pertama mereka yang digelar bulan ini.

Para pemain Brasil yang telah diinstruksikan untuk bertahan di Inggris adalah Thiago Silva, Roberto Firmino, Fabinho, Alisson Becker, Ederson, Gabriel Jesus, Fred, Raphinha dan Richarlison.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Brasil diperkirakan akan mengajukan keluhan kepada FIFA dan ini dapat mengakibatkan skorsing lima hari untuk sembilan pemain tersebut, yang tidak dapat tampil dalam pertandingan pertama tim klub mereka setelah jeda internasional.

Presiden FIFA Gianni Infantino telah meminta pemerintah Inggris untuk campur tangan dan memberikan pengecualian karantina bagi para pemain yang terlibat.

(Suara.com/Syaiful Rachman)

Berita Terkait

Berita Terkini