Liga

Tottenham Kalah Melulu, Pochettino Tak Takut Dipecat

Tottenham kebobolan 10 gol dalam dua laga terakhir mereka di semua kompetisi!

Rauhanda Riyantama

Ekspresi para pemain Tottenham Hotspur usai takluk dari Ajax Amsterdam 0-1 pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (1/5/2019) dini hari tadi. [IAN KINGTON / IKIMAGES / AFP]
Ekspresi para pemain Tottenham Hotspur usai takluk dari Ajax Amsterdam 0-1 pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (1/5/2019) dini hari tadi. [IAN KINGTON / IKIMAGES / AFP]

Bolatimes.com - Tottenham Hotspur terus melanjutkan tren buruk mereka di musim 2019/2020 ini. Meski demikian, pelatih The Lilywhites, Mauricio Pochettino mengaku tak takut dipecat klubnya.

Setelah dibantai Bayern Munich 2-7 di Tottenham Hotspur Stadium dalam laga Liga Champions tengah pekan ini, teranyar Tottenham dicukur tim medioker Brighton dalam laga pekan kedelapan Liga Primer Inggris.

Bertandang ke AMEX Stadium, Sabtu (5/10/2019) malam WIB, Harry Kane dan kolega dipermalukan Brighton dengan skor telak 0-3.

Itu merupakan kekalahan ketiga Tottenham di Liga Inggris musim ini dari delapan pertandingan yang telah dilakoni. The Lilywhites pun kini terdampar di peringkat kedelapan klasemen sementara.

Performa Tottenham menukik tajam musim ini, tak ayal rumor pemecatan Pochettino pun mulai merebak.

Menariknya, pelatih berpaspor Argentina itu mengaku tak risau. Ia sesumbar tidak takut dipecat.

"Tidak, saya tidak khawatir soal hal tersebut (pemecatan). Sejujurnya yang membuat saya khawatir adalah masalah-masalah dalam kehidupan, bukan sepakbola," papar Pochettino seperti dimuat Sky Sports. 

"Sepakbola adalah sebuah pertandingan, di mana Anda terkadang menang dan terkadang kalah. Masalahnya untuk kami (Tottenham), kami selalu menang, menang dan menang, serta pujian datang ke kami. Karena itu, ketika momen sulit muncul, itu menjadi sesuatu yang besar," celotehnya dengan nada sesumbar.

"Sekarang, baru dua pertandingan saja (dua pertandingan terakhir Spurs) kami kalah. Ini tentu menjadi sesuatu yang sulit diterima, namun saya tidak ingin membicarakan hal ini dalam situasi sulit seperti sekarang," kilah mantan pelatih Espanyol dan Southampton itu.

Berita Terkait

Berita Terkini