Bolatainment

Cristiano Ronaldo Minta Maaf Gagal Berseragam Arsenal

Arsene Wenger sempat mengakui ingin memboyong Cristiano Ronaldo pada 2003 silam.

Galih Priatmojo

Selebrasi Cristiano Ronaldo usai cetak gol ke gawang Serbia. Pada laga Kualifikasi Euro 2020 itu, Timnas Portugal menang 4-2 atas tuan rumah Serbia, Minggu (8/9/2019) dini hari. [PEDJA MILOSAVLJEVIC / AFP]
Selebrasi Cristiano Ronaldo usai cetak gol ke gawang Serbia. Pada laga Kualifikasi Euro 2020 itu, Timnas Portugal menang 4-2 atas tuan rumah Serbia, Minggu (8/9/2019) dini hari. [PEDJA MILOSAVLJEVIC / AFP]

Bolatimes.com - Cristiano Ronaldo ternyata pernah nyaris berseragam Arsenal. Hal tersebut terungkap saat bintang Juventus itu melakoni wawancara eksklusif dengan jurnalis senior Piers Morgan.

Dalam sesi wawancara di program acara ITV, Ronaldo tak menampik dan bahkan membenarkan nyaris berseragam Arsenal sebelum akhirnya berlabuh ke Old Trafford.

"Ya, saya selangkah lagi bergabung dengan Arsenal, sangat nyaris tinggal selangkah lagi" ungkapnya seperti dilansir dari The Sun.

"Maafkan saya tidak jadi bergabung dengan Arsenal Piers," lanjutnya menanggapi permintaan maaf yang diminta Piers Morgan.

"Perlu anda tahu meski itu tak terjadi saya sangat menghormati Arsenal terutama Arsene Wenger. Tapi kamu tahu pada akhirnya bagaimana. Sepak bola seperti anda tahu dunia yang tidak mudah ditebak," terangnya.

Pada sesi tersebut, Piers pun sempat memberikan jersey Arsenal lengkap dengan nama Ronaldo dan angka tujuh yang merupakan angka sakral milik eks pemain Real Madrid itu.

Saat memberikan jersey, Piers mengaku Ronaldo adalah salah satu sosok yang diidamkannya berseragam Arsenal. Dan dengan persembahan jersey Arsenal dengan nama Ronaldo, suatu ketika hari itu bisa segera tiba.

Sebelumnya, Arsene Wenger pernah mengungkapkan penyesalannya lantaran gagal mendatangkan Ronaldo pada 2003 silam.

Pernyataan itu dilontarkannya seusai pensiun dari dunia kulit bundar yang diakhiri dengan melakoni laga terakhir bersama The Gooners pada 13 Mei 2018 lalu.

"Saat itu nyaris saya mendapatkan Ronaldo dan jika transfer itu terwujud, barangkali sejarah Arsenal akan berubah," kenangnya.

"Selain Ronaldo kami juga sempat ingin memboyong Messi ketika Fabregas datang ke Arsenal. Kami saat itu mengajukan Messi dan Pique tapi seperti yang diketahui rencana itu tak berhasil," tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini