Bolatainment

Eks Pemain Timnas Inggris Lakukan Pelecahan Seksual di Kereta Api

Gazza memang dikenal sangat eksentrik dan kontroversial.

Stephanus Aranditio

Mantan Pemain Timnas Inggris, Paul Gascoigne (AFP)
Mantan Pemain Timnas Inggris, Paul Gascoigne (AFP)

Bolatimes.com - Mantan bintang Timnas Inggris, Paul Gascoigne dituding melakukan tindakan pelecehan seksual kepada seorang wanita pada 20 Agustus 2018 lalu. Tindakan tak senonoh ini kabarnya dilakukan legenda sepakbola Negeri Ratu Elizabeth tersebut di atas kereta api.

Gascoigne yang merupakan mantan gelandang andalan Tottenham Hotspur dan Newcastle United, sejatinya pernah ditangkap di stasiun kereta api di Durham pada Agustus, namun ia kemudian dibebaskan setelah polisi menyelidiki kejadian itu.

Namun, diketahui jika Gascoigne akan menjalani sidang perdana terkait kasus ini pada 11 Desember 2018 mendatang.

"Seorang pria akan menjalani persidangan pada bulan depan yang diduga melakukan penyerangan seksual kepada seorang wanita di atas kereta api, dari York ke Durham," demikian pernyataan Kepolisian Transportasi Inggris, seperti dilansir ESPN.

"Paul Gascoigne, dari Amy Street, Leicester, didakwa melalui permintaan pos dengan satu tuduhan penyerangan seksual dengan menyentuh, hal itu bertentangan dengan bagian 3 dari Undang-undang Pelanggaran Seksual 2003."

Pemain Timnas Inggris, Paul Gascoigne melewati pemain Belgia, Franky Van Der Elst pada babak kedua Piala Dunia 1990 di Bologna, Italia (AFP)
Pemain Timnas Inggris, Paul Gascoigne melewati pemain Belgia, Franky Van Der Elst pada babak kedua Piala Dunia 1990 di Bologna, Italia (AFP)

"Tuduhan itu berkaitan dengan insiden di atas kereta api pada 20 Agustus tahun ini. Pria 51 tahun itu akan muncul di Pengadilan Newton Aycliffe Magistrates pada 11 Desember."

Meski dikenal punya teknik mumpuni saat masih aktif bermain di lapangan hijau, Gazza -sapaan akrab Gascoigne- memang lebih dikenal publik dengan tingkah eksentrik nan kontroversialnya di luar lapangan.

Kecanduan alkohol dan memiliki gangguan mental, membuat Gazza lebih banyak menghabiskan waktunya di pusat rehabilitasi.

Kesehatannya pun memburuk dalam beberapa tahun belakangan, sebagaimana ia kini memiliki kesulitan untuk berbicara secara lancar, yang merupakan dampak dari kecanduannya pada alkohol tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini