Arena

Christian Adinata Tersingkir, Indonesia Cuma Punya 2 Wakil di Taipei Open 2022

Christian Adinata tersingkir di babak kualifikasi Taipei Open 2022 usai dikalahkan wakil tuan rumah, Chen Chi Tang, 21-14, 17-21, 15-21.

Rauhanda Riyantama

Pebulu tangkis tunggal putra Christian Adinata yang turun di partai kelima mengemas kemenangan 4-1 bagi timnas putra dengan menundukkan wakil Hong Kong Jason Gunawan dengan 21-15, 21-14 di penyisihan Grup A Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu di Selangor, Malaysia, Selasa. (dokumentasi PP PBSI)
Pebulu tangkis tunggal putra Christian Adinata yang turun di partai kelima mengemas kemenangan 4-1 bagi timnas putra dengan menundukkan wakil Hong Kong Jason Gunawan dengan 21-15, 21-14 di penyisihan Grup A Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu di Selangor, Malaysia, Selasa. (dokumentasi PP PBSI)

Bolatimes.com - Indonesia dipastikan hanya memiliki dua wakil di Taipei Open 2022 setelah Christian Adinata tumbang di babak kualifikasi. Tunggal putra Indonesia itu dikalahkan wakil tuan rumah Chen Chi Tang dengan skor 21-14, 17-21, 15-21.

Dua wakil yang tersisa yakni tunggal putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi dan tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Komang Ayu Cahya Dewi berhasil melaju ke babak utama Taipei Open 2022 usai mengalahkan wakil India, Keyura Mopati dalam laga kualifikasi, Selasa (19/7/2022).

Bermain di Taipei Heping Basketball Gymnasium, Komang Ayu Cahya Dewi yang merupakan satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia, menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-14.

Sementara Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang saat ini menduduki peringkat 86 dunia, langsung lolos ke babak utama atau 32 besar. Dia akan menghadapi wakil tuan rumah unggulan kedua, Wang Tzu Wei pada Rabu (20/7/2022).

Indonesia hanya menurunkan sangat sedikit wakil di ajang ini karena beberapa faktor sebagaimana disampaikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Terdapat pemain yang mengalami cedera ketika tampil di SIngapore Open 2022 yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti.

Ada juga pemain yang mengalami sakit, dan sisanya ditarik mundur lantaran PBSI khawatir dengan infeksi virus Corona di mana Taiwan masih memberlakukan protokol kesehatan ketat. Apabila ada pemain yang dinyatakan positif, maka karantinanya harus ke rumah sakit.

"Di Taipei protokol kesehatan masih sangat ketat. Ada karantina, sistem bubble dan tes antigen setiap hari. Bila terpapar, karantina harus di rumah sakit. Kita tidak mau ambil resiko," kata Kabid Binpres PBSI, Rionny Mainaky dalam rilis, Selasa (19/7/2022).

Rionny menambahkan, bahwa tim yang kembali dari Singapura akan menjalani tes PCR dan karantina sesampainya di Indonesia untuk memastikan semuanya aman.

Berita Terkait

Berita Terkini