Arena

Final Singapore Open 2022 Jadi Laga Perdana Anthony Ginting versus Kodai Naraoka

Anthony Ginting siapkan strategi jitu demi tumbangkan Kodai Naraoka.

Husna Rahmayunita

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Ginting melakukan serangan kepada pebulu tangkis tunggal putra Denmark Viktor Axelsen pada babak semi final Daihatsu Indonesia Master 2022 di Istora Senayan,  Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Ginting melakukan serangan kepada pebulu tangkis tunggal putra Denmark Viktor Axelsen pada babak semi final Daihatsu Indonesia Master 2022 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bolatimes.com - Tunggal putra Indonesia Anthony Ginting akan menghadapi wakil Jepang Kodai Naraoka di final Singapore Open 2022 yang akan digelar Minggu (17/7/2022).

Jelang laga, Anthony Ginting mengaku akan mempersiapkan srategi terbaik lantaran belum mengetahui gaya permainan dan teknik rivalnya.

Sebab, ini akan menjadi pertandingan perdana bagi keduanya. Ginting mengaku, dirinya butuh masukan dan analisis dari aksi Naraoka di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

"Untuk menghadapi pertandingan lawan Kodai di final, saya coba lihat rekaman videonya. Ini juga karena pertemuan pertama saya, jadi belum tahu permainan dia seperti apa. Yang pasti diskusi juga bersama pelatih untuk menerapkan strategi seperti apa. Semoga saya bisa bermain dengan baik," tutur Ginting dalam keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta.

Pebulu tangkis peringkat ke-43 itu terlebih dulu mendepak Zhao Jun Peng dari peta persaingan di babak semifinal, dan juga sempat mengalahkan Jonatan Christie di babak kedua dengan 7-21, 21-18, 21-15.

Sementara Ginting lolos dari babak empat besar usai menundukkan wakil tuan rumah sekaligus juara dunia 2021, Loh Kean Yew di hari Sabtu.

Wakil Indonesia tampil penuh percaya diri dan menerapkan strategi tepat lewat kemampuannya meredam kecepatan lawan. Ginting pun mengemas dominasi dua gim langsung 21-17, 21-14 dalam durasi 37 menit.

"Memang pertandingannya cukup ketat, terutama di gim pertama. Saya sempat ketinggalan. Namun, setelah itu saya mencoba untuk meningkatkan ritme permainan dan lebih sabar lagi dalam menyerang," kata Ginting.

Kunci keunggulan Ginting atas Loh dengan menghalau kecepatan dan serangan tajam lawannya yang ia nilai membahayakan.

Di dua pertemuan sebelumnya, Ginting sempat kalah di tangan Loh pada Piala Thomas 2022 dan Indonesia Masters 2014. Tidak ingin kalah lagi, senjata andalan Loh pun sukses dimentahkan Ginting.

"Strategi saya mencoba untuk menyerang duluan dan memegang kendali permainan di depan net. Dari situ Loh juga kurang bisa menerapkan permainan menyerangnya yang menjadi senjatanya selama ini. Saya pun lebih sabar dan tenang juga," tutur Ginting.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini