Arena

Intip Total Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Crazy Rich Tanjung Priok yang Borong Tiket Formula E Rp 1,2 M

Dari mana sih sumber kekayaan Ahmad Sahroni sampai borong tiket Formula E senilai Rp1,2 miliar.

Rauhanda Riyantama

Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni saat ditemui awak media di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni saat ditemui awak media di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bolatimes.com - Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix, Ahmad Sahroni mengaku memborong tiket Fomula E senilai Rp1,2 miliar. Lantas, berapa dan dari mana sumber kekayaan pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI itu?

Ahmad Sahroni mengatakan, tiket tersebut ia beli khusus untuk tim yang sudah menemaninya sejak tahun 2013. Ia menegaskan bahwa pembeliannya tidak melibatkan sponsor. Tiket senilai Rp 1,2 miliar tersebut menjadi bentuk penanggung jawab dan ikut serta dalam membanggakan Indonesia. 

Seri Formula E (Jakarta E-Prix) ini akan berlangsung di Jakarta E-Prix International Circuit (JEIC), Ancol, Jakarta Utara. Dalam jadwal resmi Formula E, Jakarta E-Prix masuk dalam seri kesembilan setelah seri Berlin, Jerman. Sebelumnya, Gubernur Jakarta Anies Baswedan sempat menyatakan kapasitas penonton yang akan berada di area Sirkuit Formula E sebanyak 22 ribu orang. 

Sebagai informasi, balapan Formula E berbeda dengan Formula 1 dan Moto GP. Di mana biasanya keduanya digelar selama tiga hari berturut-turut mulai Jumat, Sabtu dan Minggu. Pergelaran Fotmula E hanya dilakukan selama satu hari yang mencakup sesi latihan, babak kualifikasi hingga balapan utamanya. 

Lantas berapa dan dari mana saja sumber harta kekayaan Ahmad Sahroni? Simak informasi selengkapnya berikut ini. 

Harta Kekayaan Ahmad Sahroni 

Pria berusia 44 tahun yang dikenal dengan julukan Crazy Rich Tanjung Priok ini bukanlah dari kalangan keluarga yang kaya raya. Harta kekayaannya ia kumpulkan selama bertahun-tahun.

Melansir dari berbagai sumber, bisnis dan usahanya dimulai dari terminal peti kemas Tanjung Priok. Kala itu ia bekerja sebagai seorang anak penyemir sepatu dan juga ojek payung. 

Ahmad Sahroni kemudian dipercaya menjadi sopir pengganti di sebuah perusahaan pengisian bahan bakar minyak khusus kapal. Dari situlah profesinya mulai berubah menjadi awak kapal pesiar.

Kapal tersebut berlayar menuju Atlanta dan Amerika Serikat. Memanfaatkan peluang yang ada, Sahroni sempat menjajal sebagai seorang pencuci peralatan masak di kapal pesiar tersebut.

Dari situlah Ahmad Sahroni mulai mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya. Hingga pada akhirnya ia terjun ke dalam dunia bisnis pengangkutan bahan bakar kapal dan sukses hingga saat ini. Kemudian kini ia berhasil dipercaya menjadi anggota DPR RI dari Partai Nasdem. 

Bisnis dan kekayaan Ahmad Sahroni dapat diketahui usai dirinya melaporkan hartanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2020 lalu. Dari laporan tersebut diketahui total kekayaannya yang mencapai Rp 227 miliar. 

Harta kekayaannya tersebut bersumber dari 14 tanah dan bangunan serta 15 kendaraan dan beberapa diantaranya merupakan mobil mewah. 

Terlepas dari kabar tersebuk, Formul E Jakarta 2022 berlangsung sukses. Di mana pembalap Jaguar TCS Racing, Mitch Evans keluar sebagai pemenang pada Sabtu (4/6/2022).

Dalam balapan di Jakarta E-Prix International Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara itu, Mitch Evans keluar sebagai pemenang usai bertarung sengit dengan driver DS Techeetah Jean-Eric Vergne dan Edoardo Mortara (Rokit Venturi Racing).

Momen kunci kemenangan Evans terjadi pada menit ke-39 balapan. Evans kala itu berhasil menyalip Jean-Eric Vergne (DS Techeetah) di Tikungan 7 JIEC untuk mengambil alih pimpinan balapan.

Sejak saat itu, ia tidak lagi terkejar hingga garis finis oleh pebalap-pebalap lainnya. Alhasil, Mitch Evans menjadi pemenang pertama di sirkuit JIEC.

(Kontributor: Putri Ayu Nanda Sari)

Berita Terkait

Berita Terkini