Arena

Duel 76 Menit, Greysia Polii Sempat Heran Kalah Tipis dari Wakil Jepang

Greysia/Apriyani gagal ke final BWF World Tour Finals 2021.

Husna Rahmayunita

Ganda Putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengembalikan kok ke ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai pada semifinal Indonesia Open 2021 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (27/11/2021). (ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI/wpa/hp)
Ganda Putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengembalikan kok ke ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai pada semifinal Indonesia Open 2021 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (27/11/2021). (ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI/wpa/hp)

Bolatimes.com - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus memupuskan harapan ke final BWF World Tour Finals 2021 seusai ditumbangkan wakil Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida.

Bertanding Sabtu (4/12/2021), Greysia/Apriyani bertarung sengit dengan Matsuyama/Shida di babak semifinal World Tour Finals 2021.

Mereka kalah setelah melakoni pertarungan rubber game sepanjang 76 menit dengan skor akhir 14-21, 21-13, 21-23. Sebelumnya Marsuyama/Shida mengalahkan Greysia/Apriyani di partai final Indonesia Open 2021.

Mengawali pertandingan, Greysia/Apriyani membawa keinginan kuat untuk revans dari kekalahan pada pertemuan di Indonesia Open pekan lalu.

Namun Matsuyama/Shida lebih awal memberikan tekanan dan membuat Greysia/Apriyani kesulitan mengatur serangan.

Pada gim kedua, pasangan peringkat tujuh asal Jepang itu memperlambat tempo permainan dan tidak banyak melakukan serangan.

Mereka sekedar melakukan serangan balik dan tidak berinisiatif menekan, sehingga Greysia/Apriyani pun ganti menyerang balik untuk mengemas keunggulan.

Namun gaya permainan Matsuyama/Shida yang memperlambat temponya di gim kedua merupakan siasat untuk menghimpun tenaga di gim penentuan.

Kali ini mereka kembali agresif, ditambah Greysia/Apriyani juga tetap bermain ngotot, membuat persaingan keduanya menyengit.

Adu ketahanan pun terjadi saat kedua pasangan saling lempar dropshot dan bola tanggung dari area depan. Masuk gim poin, Greysia/Apriyani tertinggal 19-20, namun mampu menambah poin demi poin.

Sayangnya kesalahan servis dari Apriyani membuat Jepang kembali unggul dan gim pun berakhir setelah Matsuyama melakukan smes yang tak bisa dibendung.

Atas kekalahan ini, Greysia Polii mengaku sempat heran. Dia tak percaya kalah dari wakil Jepang dengan skor yang tak terpaut jauh.

"Kami masih belum sadar tadi kami kalah dengan skor yang sangat mepet. Masih belum bisa terima, kenapa bisa seperti itu hasilnya," kata Greysia saat ditemui usai pertandingan seperti dimuat Antara.

Kendati begitu, Greysia encoba mengambil sisi positif dari hasil pertandingan tadi karena bisa keluar dari tekanan dengan kondisi fisik yang masih baik.

"Kami bersyukur tidak cedera, itu yang terpenting. Itu yang harus kami terima dan akan jadi bahan evaluasi untuk Kejuaraan Dunia," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini