Arena

Jadi Petenis Ranking 1, Novac Djokovic Diprediksi Makin Top usai Pensiun

Novac Djokovic kembali meraih gelar petenis nomor satu dunia.

Husna Rahmayunita

Petenis Serbia, Novak Djokovic. [Ed JONES / AFP]
Petenis Serbia, Novak Djokovic. [Ed JONES / AFP]

Bolatimes.com - Novac Djokovic berhasil mengamankan gelar sebagai petenis nomor satu dunia ATP melampaui wakil Amerika Pete Sampras. Ia menyabet gelar tertinggi untuk ketujuh kalinya usai berjaya di Paris Masters.

Mantan rivalnya, Daniil Medvedev pun mengakui keunggulan Djokovic. Ia menilai, petenis nomor wahid dunia mampu membungkam cibiran haters jika kelak memutuskan pensiun.

Djokovic membalas kekalahan dari Medvedev di final US Open dengan memenangi gelar keenam yang memperpanjang rekor di Paris dan rekor gelar Masters ke-37 pada Senin WIB. Ia bangkit dari ketertinggalan untuk menang 4-6 6-3 6-3.

"Sepuluh tahun setelah dia pensiun, akan ada orang-orang yang akan mulai menonton tenis seperti saya. Saya tidak melihat Sampras bermain, saya terlalu muda tapi saya dengar dia luar biasa -- itu akan sama (dengan Djokovic)," kata Medvedev.

"Akan ada orang-orang baru yang datang ke tenis yang hanya akan membaca di Wikipedia atau apa pun itu, bagaimana hasilnya, siapa yang menjadi nomor satu dunia untuk sebagian besar pekan, untuk sebagian besar waktu.

"Pada akhirnya, mereka akan melihat Novak di mana-mana. Saat itulah orang akan mulai mengerti (dan berkata) 'Oke, apa yang telah dia lakukan luar biasa'," tambahnya.

Sebelumnya, Medvedev telah menggagalkan petenis asal Serbia itu memecahkan rekor gelar tunggal putra Grand Slam ke-21 di Flushing Meadows, New York, serta kalender Grand Slam.

Namun Medvedev mengaku sudah tahu jika Djokovic akan mengincarnya di Paris untuk misi balas dendam.

"Mustahil untuk berada di atas angin, secara psikologis, terhadapnya," ujar Medvedev.

"Ketika saya bermain dengan Novak, saya tahu bahwa dia akan mencoba untuk membalas dendam meskipun pertandingannya tidak sama, yang dipertaruhkan tidak sama, "

"Saya bisa merasakan dia benar-benar ingin menang, apa pun yang terjadi, dan inilah kompetisi," pungkasnya seperti dikutip dari Reuters via Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini