Arena

Mike Tyson Minta Inggris Legalkan Ganja, dengan Alasan Kesehatan Mental

Mike Tyson kini bisnis ganja

Irwan Febri Rialdi

Mike Tyson saat mengikuti pembukaan martial arts di India 28 September 2018 lalu. Petinju berjuluk si leher beton ini ternyata pernah menantang berkelahi seekor gorila di tahun 80an silam. [PUNIT PARANJPE / AFP]
Mike Tyson saat mengikuti pembukaan martial arts di India 28 September 2018 lalu. Petinju berjuluk si leher beton ini ternyata pernah menantang berkelahi seekor gorila di tahun 80an silam. [PUNIT PARANJPE / AFP]

Bolatimes.com - Permintaan mengejutkan dilontarkan legenda tinju kelas berat dunia, Mike Tyson kepada Inggris untuk dapat melegalkan ganja dengan alasan kesehatan.

Mengusung alasan masalah kesehatan, Mike Tyson menyebut Inggris harus melegalkan ganja guna membantu meringankan krisis pil resep.

Bagi sebagian pihak alasan tersebut dirasa cukup masuk akal, namun tujuan utama Mike Tyson tentunya bukan hal tersebut.

Melainkan agar bisnis ganja yang dikelola Mike Tyson semakin melebarkan sayapnya ke belahan penjuru dunia, termasuk Inggris.

Seperti diketahui bersama bahwa, Tyson memiliki pertanian ganja besar di California yang dijual bebas secara legal meski belum secara internasional.

Guna mendobrak hal itu, Tyson menyebut peraturan sepenuhnya harus dilonggarkan guna meringankan masalah kesehatan mental yang meningkat di Inggris.

Mantan petinju berjuluk Si Leher Beton yang pernah membuat rokok ganja senilai 33 ribu poundsterling itu menyebut produknya sebagai obat ajaib.

Hal ini dikatakan secara jelas oleh Mike Tyson dalam wawancara eksklusif bersama The Sun beberapa waktu yang lalu.

"Saya akan memberi tahu Anda, setelah disahkan di Inggris, Anda tidak perlu khawatir tentang semua obat resep ini yang membuat semua orang gila," ucap Tyson.

"Dan melakukan bunuh diri dan semua hal itu. Itu akan segera berhenti. Pasti setengah dari itu akan tersingkir begitu orang-orang dari Inggris Raya mendapat kesempatan.

"Untuk berpartisipasi dalam apa yang kita lakukan sekarang obat ajaib." imbuhnya.

Tyson menjalankan pertanian ganja seluas 40 hektar, ia juga telah menjual produk ganja berstatus legal di Nevada dan California sejak 2016 berlabel Tyson Holistic.

Dari bisnis tersebut, Tyson diyakini menghasilkan 500 ribu poundsterling per bulannya dan yang mengejutkan ia juga menawarkan ganja jenis premium.

Melalui makanan dan ekstrak, banyak yang menyebut jika beberapa produk yang dikeluarkan Tyson dengan ganjanya ini belum semua.

Selain itu Tyson juga memiliki resorr hiburan bertema ganja seluas 418 hektar dan diharapkan menjadi tuan rumah festival musik saingan Coachella.

Resort tersebut dilengkapi dengan hotel mewah dan tenda glamping, bahkan baru-baru ini Tyson akan membangun sebuah universitas yang berfokus pada budidaya ganja.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini