Arena

Indonesia Siap Gelar World Superbike Mandalika pada November 2021

World Superbike rencananya akan digelar pada 19-20 November 2021.

Rauhanda Riyantama

Sirkuit Mandalika. (Dok. ITDC)
Sirkuit Mandalika. (Dok. ITDC)

Bolatimes.com - Indonesia siap menggelar ajang balap motor World Superbike di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Rencananya, ajang tersebut akan digelar pada 19-20 November 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menilai selain sebagai ajang balap motor, World Superbike juga akan memacu pemulihan sektor pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB), sekaligus membuktikan Indonesia bisa menggelar MotoGP musim depan.

"Indonesia siap menggelar World Superbike pada 19-20 November 2021. Ajang ini menjadi pembuktian bagi kita untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa menggelar ajang prestisius dengan tetap menjaga penerapan protokol kesehatan dengan baik," kata Johnny dalam keterangannya, Senin (18/10/2021), dilansir dari Suara.com.

Menurutnya, seluruh infrastruktur seperti lokasi sirkuit, pelabuhan, fasilitas bandara, terminal, serta tempat wisata siap menerima kunjungan wisatawan dengan mengedepankan standar CHSE (bersih, sehat, aman dan kelestarian lingkungan).

"Infrastruktur sirkuit juga sudah siap 100 persen dan saat ini tengah fokus ke penyelesaian fasilitas pendukung sirkuit, seperti Pit Building, paddock, fasilitas kesehatan, dan Race Control Building. Pembangunan fasilitas pendukung ditargetkan rampung akhir Oktober 2021," terang Menkominfo.

Berdasarkan data Kemenkes per 17 Oktober 2021, cakupan vaksinasi di NTB khususnya Kabupaten Lombok Tengah yang menjadi tuan rumah World Superbike telah mencapai 66,77 persen untuk dosis pertama, dan 14,71 persen untuk dosis kedua.

"Artinya, tak lama lagi target menuju 70 persen atau kekebalan kelompok dapat tercapai," tutur Johnny.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan beragam pelatihan kepada pelaku usaha wisata di Mandalika dan sekitarnya.

Hal ini juga diiringi dengan pengawalan dan bimbingan kurasi terhadap produk ekonomi kreatif yang dapat mendukung pelaksanaan World Superbike.

(Stephanus Aranditio)

Berita Terkait

Berita Terkini