Arena

Jonatan Christie: Sebenarnya Ingin Jumpa Denmark di Final Piala Thomas 2020

Jojo mengantarkan Indonesia lolos semifinal Piala Thomas.

Husna Rahmayunita

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (Jojo) saat bertanding melawan pebulutangkis Denmark Rasmus Gemke dalam babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, GBK, Jakarta, Selasa (16/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (Jojo) saat bertanding melawan pebulutangkis Denmark Rasmus Gemke dalam babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, GBK, Jakarta, Selasa (16/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Bolatimes.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie lega lolos semifinal Thomas Cup atau Piala Thomas 2020.
Ia menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Malaysia dengan 3-0.

Kemenangan ini mengantarkan Indonesia bertemu dengan Denmark di babak semifinal untuk memperebutkan tiket final Thomas Cup 2020.

Jojo, sapaan akrabnya, mengakui jika dirinya sebenarnya ingin berhadapan dengan Denmark di babak final. Namun, ia tak masalah, akhirnya dipertemukan di semifinal.

Pebulu tangkis ranking ketujuh dunia itu berjanji akan memberian penampilan yang terbaik demi Indonesia.

"Sebenarnya saya berharap bisa ketemu Denmark di final. Tetapi sudah harus bertemu di semifinal, tidak mengapa. Ini pasti sebuah pertandingan yang ketat dan menarik," kata Jojo dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima Jumat (15/10/2021) malam.

"Sebagai pemain, jika dimainkan, saya tentu ingin tampil terbaik. Saya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia," sambungnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para suporter yang setia memberikan dukungan. Menurutnya, Denmark juga akan mendapat banyak dukungan karena bermain di kandang sendiri.

"Seperti di Indonesia, Denmark pasti akan mendapat dukungan penonton. Meski begitu, kami pasti juga akan didukung suporter Indonesia yang hadir ke stadion. Terima kasih untuk suporter yang hari ini telah mendukung kami,” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai laga lawan pemain Malaysia Ng Tze Yong pada Kamis (15/10) malam, Jojo mengaku sempat tegang.

"Di gim pertama saya merasa tegang, apalagi Indonesia sudah unggul 2-0. Kondisi itu justru membuat permainan saya tidak bisa lepas. Saya sangat berhati-hati. Sementara lawan sebagai pemain muda, malah bermain tanpa beban," kata Jonatan Christie.

Walau begitu, ojo, tetap mampu melewati pertandingan tersebut dengan kemenangan rubber game 14-21, 21-19, 21-16 dalam waktu 1 jam 15 menit.

"Di gim kedua, permainan saya sangat penting. Ini untuk meraih titel ke semifinal. Lawan, saya lihat juga dalam kondisi lelah. Makanya saya ajak dia untuk terus berlari. Saya tempatkan shuttlecock jauh dari jangkauan. Saya bisa mengontrol permainan," ujar Jojo.

Bagi atlet berusia 24 tahun itu, memenangkan pertandingan melawan Malaysia itu sangat penting. Menurut dia, rivalitas antara Indonesia dan Malaysia tak hanya terjadi di bulu tangkis, tetapi juga di cabang olahraga yang lain.

"Makanya, kemenangan saya dan Indonesia atas Malaysia di perempat final Piala Thomas ini terasa sangat penting. Hari ini, paling tidak kami bisa membalas kekalahan di Piala Sudirman lalu," tutur Jojo.

Kemenangan Jojo itu sekaligus membawa Skuad Garuda unggul 3-0 atas Malaysia dan berhak melaju ke babak semifinal turnamen beregu bergengsi tersebut.

Selanjutnya di babak semifinal, Indonesia dijadwalkan menghadapi Denmark pada Sabtu, (16/10) pukul 18.00 WIB, demikian dikutip dari Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini