Arena

Jurgen Klopp pun Dibuat Takjub dengan Petenis Muda Emma Raducanu

Gara-gara Emma Raducanu, Klopp bakal tonton laga tenis lebih banyak.

Husna Rahmayunita | Arif Budi Setyanto

Ekspresi Jurgen Klopp setelah Liverpool dikalahkan Napoli pada laga penyisihan Liga Champions, Kamis (18/9/2019) dini hari tadi. [ALBERTO PIZZOLI / AFP]
Ekspresi Jurgen Klopp setelah Liverpool dikalahkan Napoli pada laga penyisihan Liga Champions, Kamis (18/9/2019) dini hari tadi. [ALBERTO PIZZOLI / AFP]

Bolatimes.com - Manjaer Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku takjub dengan kesuksesan petenis muda Emma Raducanu di ajang US Open 2021. Raducanu sukses menyabet gelar juara usai mengalahkan Leylah Fernandez.

Jurgen Klopp menceritakan bahwa dirinya menonton pertandingan final US Open 2021 yang tersaji akhir pekan lalu. Laga final tersebut mempertemukan dua petenis muda, yaitu Emma Raducanu (18 tahun) melawan Leylah Fernandez (19 tahun).

"Sudah lama saya menonton pertandingan tenis penuh dan saya terkesan dengan kekuatan, kecepatan, dan keseluruhan permainan," ucap Klopp dikutip dari The Guardian pada Rabu (15/9/2021).

"Tenis putri jelas ada di momen yang brilian. Kedua gadis ini berusia 18 dan 19 tahun. Mereka menunjukkan permainan yang sangat mengesankan. Saat keduanya mendapat piala, keduanya benar-benar menginspirasi," imbuhnya.

Emma Raducani, petenis muda yang kini menjadi idola baru. (Instagram/emmaraducanu)
Emma Raducani, petenis muda yang kini menjadi idola baru. (Instagram/emmaraducanu)

Klopp pun memprediksi bahwa di masa mendatang Raducanu dan Fernandez akan lebih sering berhadapan, terutama di laga final. Sebab, di mata Klopp dua petenis muda itu adalah atlet masa depan di tenis.

Lebih lanjut, Klopp kemudian menyampaikan pujiannya bahwa Emma Raducanu merupakan talenta muda terbaik di tenis abad ini karena berhasil menyabet gelar US Open 2021 di usianya yang masih belia.

"Ketika Anda berusia 18 tahun dan memenangkan US Open, itu hanya bisa datang dari hasil kerja keras. Dia pasti bakat terbaik di abad ini, tapi tanpa kerja keras tidak mungkin dia ada di sana dan melakukan itu."

"Sekarang dia ada di sana dan Anda melihatnya tersenyum selama pertandingan. Itu adalah hal terbaik yang bisa saya bayangkan. Saya akan menonton tenis wanita lebih banyak, pasti," pungkas Klopp.

Berita Terkait

Berita Terkini