Arena

Setelah Panci dan Ketupat, Eks Menpora Kembali Kritik Jokowi

Sebelumnya Roy Suryo menyoroti panci dan ketupat dalam video ucapan Jokowi

Irwan Febri Rialdi

Roy Suryo (Ria Rizki/Suara.com)
Roy Suryo (Ria Rizki/Suara.com)

Bolatimes.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, kembali mengktirik Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Kali ini, ia menyoroti masker yang dikenakan orang nomor satu di Indonesia itu.

Seusai berkomentar soal ketupat dan panci dalam rekaman video ucapan selamat Idul Fitri 1441 H, kali ini Roy kembali mengkritik Presiden Jokowi dengan mengomentari penampilannya.

Dalam sebuah siaran yang menayangkan Presiden Jokowi tengah meninjau Mal Summarecon Bekasi pada Selasa lalu (26/5/2020). Saat itu Presiden Jokowi mengenakan sebuah masker hitam.

Melalui unggahan Instagram-nya pada Rabu (27/5/2020), Roy menyoroti pemakaian masker Presiden yang belum dipakai secara sempurna ketika berjalan keluar dari lobi usai menyampaikan pidato.

"Setelah selesai pidato terus menuju pintu keluar lobby, saat itulah mungkin "terlupa" belum #pakaimasker & dipotret-potret banyak wartawan.Tapi begitu sampai di pintu, langsung pakai lagi," tulis Roy Suryo yang juga menyebut bahwa video itu merupakan rekaman asli, bukan hasil suntingan.

Roy Suryo menyoroti pemakaian masker Jokowi. (Instagram/KRMT Roy Suryo)
Roy Suryo menyoroti pemakaian masker Jokowi. (Instagram/KRMT Roy Suryo)

Untuk diketahui, Roy Suryo kini lebih sering tampil menjadi pemain media sosial seusai resmi mundur sebagai kader Partai Demokrat dan dari dunia politik pada Maret lalu.

Bukan kali ini saja Roy mengkritik video Jokowi, beberapa hari lalu cuitan Roy yang mengomentari panci dan ketupat dalam video ucapan lebaran sempat menghebohkan publik.

"Semoga ketupat, makanan dan minuman yang ada di meja itu aksesori shooting saja ya, kan kemarin-kemarin masih puasa?" cuit Roy Suryo via Twitter seperti yang dikutip Suara.com, Senin (25/5/2020).

Namun, gara-gara cuitan itu, ia justru dirundung oleh warganet. Beberapa warganet bahkan mengingatkan kembali kasus aset negara yang sempat membelitnya tahun 2018.

Penulis: Farah Nabilla

Berita Terkait

Berita Terkini