Arena

Masuk 5 Besar Dunia, Ini Trik Herry IP Redam Konflik di Skuat Ganda Putra

pelatih Herry Iman Pierngadi punya trik redam konflik di tengah persaingan ganda putra Indonesia yang saat ini berada di 5 besar dunia.

Galih Priatmojo

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon. [BWF]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon. [BWF]

Bolatimes.com - Pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi punya trik untuk meredam konflik di tengah ketatnya persaingan skuat ganda putra Pelatnas PBSI yang saat ini masuk 5 besar ranking dunia.

Salah satunya dengan mengajak Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kawan-kawan makan bersama. Di samping itu, dia pun memisahkan kamar tidur antar pasangan.

"Salah satunya makan bersama. Kedua, harus tahu kalau pertandingan, Kevin sekamar sama (Muhammad) Rian (Ardianto), Fajar (Alfian) sama Marcus (Fernaldi Gideon)," ujar Herry seperti dilansir dari Suara.com.

Persaingan dalam skuat ganda putra PBSI memang tengah memanas. Hal itu menyusul keberhasilan tiga pasangan bertengger di peringkat lima besar dunia.

Kevin/Marcus kini berada di peringkat pertama. Disusul Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di peringkat keempat dan Sedangkan Fajar/Rian yang belum lama ini menyodok ke posisi kelima.

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, melaju ke final Indonesia Open 2018 usai mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. The Minions—julukan Kevin/Marcus—akan menghadapi Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan) di final, Minggu (8/7) besok. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, melaju ke final Indonesia Open 2018 usai mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. The Minions—julukan Kevin/Marcus—akan menghadapi Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan) di final, Minggu (8/7) besok. [Humas PBSI]

Meski bersaing, namun Herry yakin anak asuhnya akan menjaga profesionalisme dan sportivitas sebagai atlet.

"Kalau di lapangan mereka tempur, sudah biasa, mereka profesional. Di lapangan ledek-ledekan, ngotot-ngototan, servis colong-colongan, selesai pertandingan ya sudah ketawa-ketawa lagi," ungkap Herry.

"Kebetulan anak-anak ganda putra enggak baperan. Beda sama cewek, nah itu problem yang sulit. Kalau laki-laki ledek-ledekan biasa aja, happy aja," tukasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini