DATA BELUM TERSEDIA

PSG Gagal Juarai Grup H Liga Champions, Christophe Galtier Bongkar Penyebabnya

PSG harus puas cuma jadi runner up grup.

Kamis, 03 November 2022 | 09:45 WIB
PSG Gagal Juarai Grup H Liga Champions, Christophe Galtier Bongkar Penyebabnya

PSG Gagal Juarai Grup H Liga Champions, Christophe Galtier Bongkar Penyebabnya

hitekno.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Christophe Galtier mengungkap penyebab timnya gagal keluar sebagai juara Grup H Liga Champions 2022/2023.

PSG lolos ke 16 besar Liga Champions dengan status runner up Grup H setelah kalah saing dengan Benfica meski memiliki raihan poin yang sama.

Di laga pamungkas grup, PSG berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Juventus dalam matchday keenam di Stadion Allianz, Turin, Kamis (3/11/2022) dini hari WIB.

Namun, hasil itu nyatanya tidak cukup untuk mempertahankan posisi teratas klasemen Grup H. PSG dikudeta oleh Benfica yang dalam laga terakhirnya menang 6-1 atas tuan rumah Maccabi Haifa.

PSG dan Benfica sejatinya mengakhiri fase grup dengan jumlah poin, memasukan dan kemasukan gol identik yakni 15 poin dan selisih gol 16-7 (+9). Namun, Benfica lebih unggul perihal jumlah gol tandang keseluruhan laga fase grup.

Kemenangan telak 6-1 atas tuan rumah Maccabi Haifa membuat Benfica dipastikan finis sebagai juara Grup H karena unggul jumlah gol tandang dari PSG yakni 9 berbanding 6.

Sebelum laga ini, hasil laga tandang Benfica adalah menang 2-1 atas Juventus dan imbang 1-1 dengan PSG. Sementara hasil dua laga tandang PSG sebelumnya adalah menang 3-1 atas Maccabi Haifa dan imbang 1-1 dengan Benfica.

Menurut Christophe Galtier, PSG seharusnya bisa menjadi juara grup andai ketika menghadapi Maccabi Haifa pada 26 Oktober lalu bisa lebih menghormati lawan. Dia menuding PSG terlalu meremehka wakil Israel tersebut.

Dalam laga di Parc des Princes, Paris itu, PSG berhasil menang 7-2. Namun menurut Galtier, Kylian Mbappe dan kawan-kawan terlihat sudah puas setelah unggul jauh. Pertahanan mereka juga buruk karena membiarkan lawan mencetak dua gol.

"Ketika kami menang 7-2 minggu lalu, kami berhenti bermain pada menit ke-90. Kami kebobolan terlalu banyak gol selama babak penyisihan grup dari bola mati, seperti yang kami lakukan melawan Haifa," kata Galtier dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (3/11/2022).

"Jika kami kebobolan satu gol lebih sedikit, kami akan finis di puncak grup," imbuhnya.

×
Zoomed
TERKINI

Napoli menutup rangkaian pramusim mereka dengan kemenangan tipis 2-1 atas Olympiakos di Stadio Teofilo Patini, Kamis (14...

liga | 06:15 WIB

Luis Enrique, memberikan pengakuan jujur usai timnya menjuarai Piala Super UEFA 2025....

liga | 06:15 WIB

Manchester United dipastikan akan memulai perjalanan mereka di Carabao Cup 2025 dengan menghadapi tim kasta keempat Liga...

liga | 05:00 WIB

Gelar tersebut membuat Chelsea diganjar hadiah besar senilai 114,6 juta dolar AS atau sekitar Rp1,8 triliun....

liga | 05:00 WIB

Klub Serie A tersebut dikabarkan telah secara resmi mengajukan tawaran kepada Manchester United untuk merekrut winger In...

liga | 06:00 WIB