Liga

Inter Milan di Grup Neraka Liga Champions, Simone Inzaghi Simone Singgung Dua Pemain Tangguh

Inzaghi memastikan timnya siap melawan dua pemain itu.

Husna Rahmayunita

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi. (AFP/Oscar Del Pozo)
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi. (AFP/Oscar Del Pozo)

Bolatimes.com - Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi memastikan timnya siap menghadapi dua pemain tangguh di grup neraka Liga Champions yakni Sadio Mane dan Robert Lewandowski.

Diketahui, Inter Milan tergabung dalam C Liga Champions 2022/2023 bersama Bayern Munchen, Barcelona dan Viktoria Plzen.

Inzaghi mengatakan skuadnya siap meladeni dua pemain luar biasa di grup ini yaitu Sadio Mane dari Bayern dan Robert Lewandowski dari Barca.

"Mane sudah kami hadapi tahun lalu dengan Liverpool, dia adalah pesepak bola hebat dengan intensitas gila. Dia melakukan segalanya baik secara defensif maupun ofensif," kata Inzaghi dikutip dari AFP.

"Lewandowski, saya bertemu dengannya saat masih melatih Lazio, dia adalah pemain hebat. Dalam satu setengah bulan kami akan bertemu Bayern dan Barcelona. Mereka akan sangat sulit dihadapi, tetapi indah dan menantang," sambungnhya.

Pada Rabu (7/9/2022), Inter Milan akan melakoni laga perdana di babak grup melawan Bayern Munchen.

Inzaghi mengatakan bahwa timnya akan mengandalkan dukungan para suporter sebagai pemain ke-12 saat menjamu Bayern Munchen.

Ia berharap dukungan dan teriakan para suporter Inter bisa menjadi kekuatan tambahan bagi timnya untuk lolos dari grup ini.

"Besok fan kami akan sangat membantu, kami tahu lawan yang akan kami hadapi dan kekuatan mereka. Ini grup yang sangat kompetitif, tapi pertandingan besok harus menjadi kesempatan setelah kekecewaan hari Sabtu," kata Inzaghi.

"Kami harus mencetak 10 poin di grup ini, yang secara objektif sangat sulit, bahkan dibandingkan tahun lalu. Namun, kami adalah Inter dan menghadapi Bayern adalah sebuah peluang. Mereka adalah salah satu kandidat untuk memenangkan trofi," sambungnya.

Meski menghadapi lawan yang berat, Inzaghi mengatakan bahwa Bayern bisa dikalahkan dengan membatasi pergerakan serta terus menekan mereka.

"Saya telah melihat dua pertandingan terakhir Bayern (1-1 imbang melawan Borussia Moenchengladbach dan Union Berlin di Bundesliga). Lawan pandai membatasi mereka dengan agresi terus menerus," tambahnya.

"Bayern memiliki intensitas dan agresivitas seperti itu, mereka adalah salah satu tim terbaik di Eropa."

Inter ingin bangkit kembali setelah menelan kekalahan dalam laga derbi Milan lawan rival sekota mereka AC Milan di Liga Italia akhir pekan lalu.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini