Liga

Tumbangkan Chelsea di Piala FA, Liverpool Jaga Asa Raih Quadruple

Liverpool berpeluang memborong empat gelar.

Husna Rahmayunita

Pemain Liverpool Kostas Tsimikas rayakan gol ke gawang Chelsea dalam pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (14/5/2022). [AFP/Glyn Krik]
Pemain Liverpool Kostas Tsimikas rayakan gol ke gawang Chelsea dalam pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (14/5/2022). [AFP/Glyn Krik]

Bolatimes.com - Liverpool meraih gelar juara Piala FA 2021/2022, setelah berhasil menyabet kampiun gelar Piala Liga Inggris (Carabao Cup) pada Februali lalu dengan mengalahkan Chelsea.

Pada partai final Piala FA di Stadion Wemblye, Sabtu (14/5/2022) malam WIB, Liverpool menang dengan skor 6-5 lewat adu penalti lawan Chelsea.

Hasil ini membuat anak asuh Jurgen Klopp menjaga asa meraih quadruple musim ini. Tinggal menunggu hasil Liga Champions yang akan ditentukan 29 Mei mendatang dan Liga Inggris.

Liverpool terpaut tiga poin di belakang Manchester City dalam perburuan juara Liga Inggris dengan menyisakan dua pertandingan lagi, dan akan bertemu Real Madrid dalam final Liga Champions pada 28 Mei mendatang.

Jalannya pertandingan di Piala FA semalam

Setelah bertanding 120 menit tanpa gol, Pemain pengganti Kostas Tsimikas mencetak penalti penentu kemenangan The Reds setelah tendangan kapten Chelsea Cesar Azpilicueta membentur tiang gawang dan kiper Alisson memblok tendangan penalti Mason Mount.

Sadio Mane menjadi satu-satunya penendang penalti Liverpool yang gagal mengeksekusi dengan baik.

Hasil itu merupakan ulangan final Piala Liga pada Februari ketika Liverpool menang 11-10 melalui adu penalti setelah pertandingan itu juga berakhir tanpa gol.

Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum diputuskan melalui adu penalti lagi seperti dalam final Piala Liga lalu.

Liverpool berada di atas angin pada tahap awal laga dengan Luis Diaz menjadi ancaman utama. Sebuah umpan terobosan dari Trent Alexander-Arnold membuat Diaz nyaris menciptakan gol kalau tidak digagalkan kiper Edouard Mendy sebelum Naby Keita merebut bola rebound namun melebar dari gawang.

Chelsea membalas tekanan Liverpool dengan baik ketika Christian Pulisic nyaris mencetak gol pada menit ke-23 setelah manuver satu-dua yang luar biasa yang dilakukan Mount dan Reece James di sayap kanan.

Tak lama setelah itu, umpan Pulisic membuat Marcos Alonso menciptakan peluang mencetak gol tetapi Alisson dengan cepat keluar dari sarangnya untuk menggagalkan upaya bek Chelsea itu.

Pada menit ke-33 Liverpool mendapat pukulan ketika Mohamed Salah terpaksa ditarik keluar karena cedera. Diogo Jota masuk menggantikannya untuk membuat sejumlah peluang bagus sebelum turun minum.

Chelsea langsung menekan setelah turun minum di mana Pulisic memaksa Alisson melakukan penyelamatan gemilang, sedangkan bola dari tendangan bebas Alonso membentur mistar gawang.

Liverpool memiliki peluang emas untuk memenangi pertandingan ketika umpan silang pemain pengganti James Milner mendapati Andy Robertson tetapi sayang upaya jarak dekat yang dibuat gelandang The Reds itu membentur tiang.

The Reds mendapat pukulan lain menjelang perpanjangan waktu ketika Virgil van Dijk keluar lapangan yang tampaknya cedera untuk digantikan oleh Joel Matip.

Kedua tim tidak mampu melakukan terobosan selama 2x15 menit babak tambahan yang membuat adu penalti untuk kedua kalinya musim ini mesti dilakukan, demikian dimuat Reuters via Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini