Liga

Atletico Madrid Dibungkam Man City, Diego Simeone Puji Strategi Jitu Guardiola

Meski menerapkan permainan bertahan, Atletico Madrid kalah tipis 0-1 dari Manchester City.

Rauhanda Riyantama

Aksi kiper Atletico Madrid, Jan Oblak membendung serangan Manchester City yang dimotori Ilkay Gundogan. (PAUL ELLIS / AFP)
Aksi kiper Atletico Madrid, Jan Oblak membendung serangan Manchester City yang dimotori Ilkay Gundogan. (PAUL ELLIS / AFP)

Bolatimes.com - Atletico Madrid harus mengakui kekalahan dari Manchester City dengan skor tipis 0-1 pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu (6/4/2022) dini hari WIB. Pelatih Los Rojiblancos, Diego Simeone pun memuji strategi jitu Pep Guardiola dalam membongkar pertahanan timnya meski sudah bermain bertahan.

Diego Simeone menyebut telah mempersiapkan taktik untuk meredam Manchester City, salah satunya dengan memberikan fokus lebih terhadap Phil Foden.

Namun, gelandang muda timnas Inggris itu nyatanya tak dimainkan sebagai starter oleh Guardiola, dan baru turun pada menit ke-68 untuk menggantikan Riyad Mahrez.

Taktik pergantian pemain Pep Guardiola bisa dibilang jitu. Pasalnya, dua menit pasca masuk lapangan, Phil Foden langsung memberikan assist untuk gol semata wayang De Bruyne.

"Saya harus mengakui bahwa kami pikir Foden akan menjadi starter," kata Diego Simeone dikutip dari laman resmi Liga Champions, Rabu (6/4/2022).

"Saya juga mengakui bahwa menyenangkan melihat bagaimana City bermain. Kesabaran yang mereka miliki. Tapi kami berdua mencari hal yang sama, menang."

Simeone mengakui laga menghadapi Manchester City sangatlah sulit. Karenanya, dia sengaja menerapkan taktik bertahan dengan harapan bisa melakukan serangan balik dan mencetak gol.

Namun dalam kenyataannya, Atletico Madrid benar-benar kesulitan untuk keluar menyerang. Merujuk laman Liga Champions, Los Rojiblancos bahkan gagal untuk melepaskan satu tembakkan pun dalam laga ini.

"Penampilan yang bagus melawan tim luar biasa yang berhasil menyatukan banyak pesepakbola kelas dunia menjadi satu kesatuan yang luar biasa," ujar Simeone.

"Kami ingin bertahan dengan baik, menekan ruang dan menyerang mereka melalui serangan balik. Tepat saat kami terlihat seperti menciptakan peluang terbaik kami, mereka mencetak gol," pungkasnya.

Kekalahan ini membuat Atletico Madrid harus bereaksi untuk merebut kemenangan minimal dengan selisih dua gol dalam pertandingan leg kedua di kandangnya, Wanda Metropolitano pada Kamis, 14 April mendatang.

(Arief Apriadi)

Berita Terkait

Berita Terkini