Liga

Olivier Giroud Bongkar Penyebab AC Milan Gagal Menang lawan Bologna

AC Milan gagal maraup tiga poin saat lawan Bologna.

Husna Rahmayunita

Olivier Giroud cetak gol saat AC Milan kalahkan Hellas Verona 3-2 dalam lanjutan Liga Italia. (MARCO BERTORELLO / AFP)
Olivier Giroud cetak gol saat AC Milan kalahkan Hellas Verona 3-2 dalam lanjutan Liga Italia. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Bolatimes.com - Striker AC Milan Olivier Giroud mengakui kekurangan timnya yang ditahan imbang Bologna 0-0 pada lanjutan Liga Italia, Selasa (5/4/2022) dini hari WIB.

Pada laga tersebut, AC Milan gagal maraup tiga poin meski kini tetap memuncaki klasemen sementara Liga Italia.  Giroud menyebut Rossoneri sejatinya sudah tampil oke, tapi kurang presisi sehingga tak bisa mencetak gol.

"Tim main baik, tapi kami kurang presisi. Kami melakukan yang terbaik, tapi kurang tenang dan kehilangan kualitas di area-area akhir," kata Giroud selepas pertandingan dikutip dari situs resmi Milan.

"Pun demikian, kami tampil dominan. Terkadang ada beberapa pertandingan seperti ini, kami hanya perlu fokus untuk pertandingan selanjutnya," imbuhnya.

Saat menghadapi Bologna, Girous diposisikan sebagai starter. Namun, ia tak bermain full karena pada menit ke-70 digantikan oleh Zlatan Ibrahimovic.

Catatan statistik pertandingan memperlihatkan penguasaan bola AC Milan dan Bologna tidak berbeda jauh hanya 54 persen berbanding 46 persen.

Namun, Milan jauh lebih agresif dalam melancarkan serangan lewat 33 percobaan tembakan yang dilepaskan, meski mereka hanya tujuh kali menemui sasaran.

Banyaknya peluang terbuang itu diakui pelatih kepala Milan Stefano Pioli menggambarkan betapa penampilan anak-anak asuhnya kurang klinis dan statistik tersebut bukan semata persoalan keberuntungan.

"Tim bermain, berjuang dan terus berlari tapi kami kurang presisi di sepertiga akhir lapangan. Itulah yang mendikte hasil pertandingan kali ini, bukan performa kami yang sebetulnya bisa membatasi lawan menciptakan sedikit peluang di awal-awal laga," kata Pioli.

"Bila kami melepaskan 33 percobaan tembakan dan tidak mencetak gol, maka kami kurang klinis. Ini bukan persoalan keberuntungan," ujarnya seperti dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini