Liga

Pep Guardiola Ogah Tinggalkan Manchester City Meski Tertarik Latih Timnas

Pep Guardiola menolak melatih klub Inggris lainnya.

Husna Rahmayunita

Wajah lesu Pep Guardiola usai gagal mengantar Manchester City juara Liga Champions. (DAVID RAMOS / AFP / POOL)
Wajah lesu Pep Guardiola usai gagal mengantar Manchester City juara Liga Champions. (DAVID RAMOS / AFP / POOL)

Bolatimes.com - Kontrak Pep Guardiola di Manchester City berakhir pada 2023 mendatang. Pep Guardiola pun menunjukkan kesetiannya kepada The Citizens.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan dirinya ingin tetap di Manchester City jika memang masih dibutuhkan. Ia menolak untuk melatih klub Inggris lainnya.

Sebab, Pep Guardiola menyadari sudah menjadi bagian dari klub. Sejak 2016, ia menahkodai The Citizens dan sudah memberikan banyak gelar.

Di antaranya, tiga gelar Liga Inggris, satu Piala FA dan empat Piala Liga Inggria. Tetapi belum pernah menjuarai Liga Champions.

"Di Inggris, berada di sini, saya selalu berpikir untuk berada di Man City. Jika saya harus kembali, saya akan kembali ke Man City, jika mereka menginginkan saya," ujar Pep Guardiola, dikutip dari Sky Sports

"Saya tidak mau berpikir saya akan melatih klub lain di Inggris, saya adalah bagian dari klub ini," sambungnya.

Pep Guardiola mengatakan dirinya sudah beberapa kali mengungkapkan jika tugasnya di Manchester City sudah habis. Ia menginginkan untuk mencoba karier melatih tim nasional.

Namun, pelatih berusia 50 tahun itu menyadari sulit untuk bisa menjadi juru taktik dari tim nasional karena normalnya hanya ada sedikit posisi yang tersedia untuk diambil.

"Saya sudah beberapa kali mengatakan ketika saya membereskan bagian saya di sini, sebuah kehormatan untuk bisa hidup di Kejuaraan Eropa, Piala Dunia, saya ingin hidup di sana tapi saya tahu itu tidak mudah untuk menemukannya karena normalnya hanya ada beberapa posisi," ungkap Guardiola.

Menyadari menjadi pelatih tim nasional dan berlaga di kejuaraan internasional adalah hal yang sulit, Pep Guardiola mengaku tidak masalah untuk melatih kembali sebuah klub.

"Saya pikir itu sulit untuk terjadi. Saya akan menyukai itu, tapi di waktu yang sama, jika itu tidak terjadi saya akan kembali melatih klub. Itu bukanlah sebuah masalah," pungkas Pep Guardiola.

Berita Terkait

Berita Terkini