Liga

6 Catatan Apik Ole Gunnar Solskjaer Selama Melatih Manchester United

Ada hal-hal baik selama Ole menangani Manchester United

Irwan Febri Rialdi

Ekspresi Ole Gunnar Solskjaer yang baru saja resmi jadi manajer permanen saat menyaksikan anak asuhnya Manchester United menang atas Watford di Old Trafford, Sabtu (30/3/2019). [PAUL ELLIS / AFP]
Ekspresi Ole Gunnar Solskjaer yang baru saja resmi jadi manajer permanen saat menyaksikan anak asuhnya Manchester United menang atas Watford di Old Trafford, Sabtu (30/3/2019). [PAUL ELLIS / AFP]

Bolatimes.com - Manchester United akhirnya resmi mengumumkan akhir dari masa jabatan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih pada Minggu (21/11/2021).

Melalui pernyataanresmi tersebut, Manchester United mengabarkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer resmi meninggalkan jabatannya di Old Trafford.

Keputusan ini diambil setelah Setan Merah mengalami kekalahan memalukan dari Watford pada laga Sabtu (20/11/2021) malam.

Dalam pertandingan yang digelar di Vicarage Road, kandang Watford, MU dihajar dengan skor 1-4 oleh tim tuan rumah.

Ini menjadi kekalahan keempat yang diraih skuad Setan Merah pada lima pertandingan terakhir di Liga Inggris 2021/2022.

Sebetulnya, Ole Gunnar Solskjaer memiliki catatan persentase kemenangan yang jauh lebih baik dari tiga pelatih MU Sebelumnya, yakni 54,11%.

Dari total 168 laga yang dihadapi MU selama berada di bawah asuhan Ole, mereka sukses meraih 91 kemenangan, 37 hasil imbang, dan 40 kekalahan.

Berikut Bolatimes.com menyajikan sejumlah pencapaian Ole Gunnar Solsjaer selama menjadi pelatih Manchester United.

1. Membawa Manchester United finis di peringkat ketiga klasemen akhir Liga Inggris 2019/2020. Ini adalah pencapaian terbaik Setan Merah sejak ditinggalkan Ferguson pada 2013.

2. Catatan impresif pada musim selanjutnya sukses dilampaui Ole Gunnar Solskjaer setelah finis di peringkat kedua klasemen akhir Liga Inggris 2020/2021.

3. Meraih peringkat kedua pada ajang Liga Eropa 2020/2021. Manchester United harus puas menjadi runner-up seusai kalah adu penalti melawan Villarreal pada partai final.

4. Membawa Manchester United menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang sukses lolos pada leg pertama di kandang dengan selisih dua gol atau lebih. MU sukses melaju ke fase selanjutnya setelah menang 3-1 atas Paris Saint-Germain pada leg kedua. Padahal, pada leg pertama mereka tumbang 0-2 dari PSG di Old Trafford.

5. Ole sukses meraup 25 poin di ajang Liga Inggris setelah resmi ditunjuk sebagai manajer pada Desember. Saat itu, Setan Merah meraih delapan kemenangan dan satu seri. Ini adalah pencapaian tertinggi dibanding manajer-manajer lain yang berhasil dalam sembilan laga pertamanya sebagai pelatih klub.

6. Setelah membawa MU meraih 14 kemenangan dalam 19 pertandingan di seluruh kompetisi, Ole mendapatkan kontrak permanen dari Manchester United dengan durasi tiga tahun mulai 28 Maret 2019.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini