Liga

Kisah Christian Eriksen, Pahlawan Denmark Kini 'Ditolak' di Liga Italia

Christian Eriksen merupakan salah satu pemain penting Inter Milan.

Husna Rahmayunita

Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen berbicara kepada Ashle Young saat bertanding melawan Fiorentina pada pertandingan perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Kamis (30/1) dini hari WIB. [AFP Photo/Miguel Medina]
Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen berbicara kepada Ashle Young saat bertanding melawan Fiorentina pada pertandingan perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Kamis (30/1) dini hari WIB. [AFP Photo/Miguel Medina]

Bolatimes.com - Malang nasib pahlawan Timnas Denmark di Euro 2020, Christian Eriksen usai mengalami kolaps. Kini sosoknya yang menjadi bagian penting Inter Milan 'ditolak' Liga Italia.

Sejatinya Christian Eriksen merupakan salah satu pemain penting Inter Milan, khususnya saat meraih scudetto Liga Italia Serie A musim lalu.

Akan tetapi kejadian mengerikan dialami Christian Eriksen saat membela Timnas Denmark di ajang bergengsi internasional, Euro 2020.

Eriksen kolaps di tengah pertandingan, beruntung tindakan medis cepat dan tepat yang dilakukan semua elemen terkait berhasil menyelamatkan nyawanya.

Empat berlalu setelah kejadian tersebut, Eriksen kini dinyatakan pulih dari peristiwa yang menimpanya dan disebut sudah bisa bermain seperti biasa.

Pada Agustus lalu, Eriksen menyambangi markas Inter Milan dan disambut hangat oleh rekan setimnya yang selalu memberi dukungan.

Debut Christian Eriksen di Inter Milan. (AFP/Miguel Medina).
Debut Christian Eriksen di Inter Milan. (AFP/Miguel Medina).

Meski begitu, Inter Milan pada akhirnya mengambil keputusan untuk melarang Eriksen untuk memperkuat tim kembali karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Padahal beberapa waktu yang lalu anggota komite medis Italia membeberkan bahwa Eriksen masih berkesempatan bermain untuk Inter Milan.

Dengan catatan bahwa alat bantu yang digunakan Eriksen dilepas, namun ternyata kini Nerazzurri mengambil sikap yang berbeda.

Hal itu disampaikan oleh Francesco Braconaro, Anggota Komite Ilimiah Teknis dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Menurut Braconaro, Eriksen bisa bermain kembali dengan hanya melepas alat bantu inplantable cardioverter defibrillator (ICD) yang dipasangkan padanya.

"Mengacu pada hak registrasi pemain Eriksen, perlu dicatat bahwa setelah cedera serius yang terjadi selama Euro 2020 pada Juni 2021," bunyi pernyataan Inter Milan.

"Eiksen tak bisa merumput karena terhalang Otoritas medis Italia terkait aktivitas olahraga di musim ini.

"Meskipun kondisi Eriksen saat ini tidak memenuhi persyaratan untuk mencapai syarat kebugaran olahraga di Italia, hal itu dapat dicapai di negara lain.

"Di mana sang pemain dapat melanjutkan aktivitas kompetitif," imbuh mereka.

Bersama Inter Milan, Eriksen sudah bermain sebanyak 60 pertandingan terhitung sejak didatangkan pada Januari 2020 lalu.

Dalam perjalanannya, Eriksen sukses menorehkan delapan gol dan tiga assist di semua kompetisi serta menjadi bagian peraih scudetto Serie A musim 2020-2021.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini