Liga

Nasib Ole Gunnar Solskjaer di Man United Ditentukan di Tiga Laga Terakhir

Solskjaer dalam tekanan.

Husna Rahmayunita

Manager Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer terlihat sedikit sumringah setelah anak asuhnya mampu mengalahkan Norwich City pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (27/10/2019). [ADRIAN DENNIS / AFP]
Manager Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer terlihat sedikit sumringah setelah anak asuhnya mampu mengalahkan Norwich City pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (27/10/2019). [ADRIAN DENNIS / AFP]

Bolatimes.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tengah dalam tekanan gara-gara serangkaian hasil buruk skuad Setan Merah.

Belakangan muncul seruan memecat Solskjaer dari klub, setelah Man United dibantai Liverpool 0-5  di Old Trafford pada laga lanjutan Liga Inggris pekan lalu. 

Sejauh ini, posisi Solskjaer masih aman karena diberi kesempatan untuk melanjutkan tugasnya di Man United. Namu, seorang sumber kepada ESPN menyebut, nasib juru taktik asal Noregia itu bakal ditentukan di tiga laga terakhir. 

Jika Man United kalah melawan Tottenham, Manchester City dan Atalanta, kata sumber itu, Solskjaer terancam dicopot.

Senin lalu Solskjaer terlibat dalam diskusi dengan Wakil Kepala Eksekutif Ed Woodward dan Direktur Pelaksana Richard Arnold atau 24 jam setelah Setan Merah digasak Liverpool.

Sementara itu Antonio Conte sudah menyatakan bersedia melatih MU, namun direksi Setan Merah tidak satu suara dalam merekrut mantan pelatih Juventus, Chelsea dan Inter Milan itu.

Sejumlah pembesar MU beranggapan dengan merekrut Conte yang pernah memenangkan gelar liga Inggris dan Italia, maka itu bertentangan menghidupkan kembali kultur klub yang sangat mempengaruhi pengambilan keputusan sejak Jose Mourinho hengkang Desember 2018.

Sumber-sumber yang dekat dengan Solskjaer mengharapkan dia tetap melatih MU saat melawan Tottenham, tetapi pelatih asal Norwegia itu tidak mendapatkan jaminan lebih dari laga itu.

Tim pelatih Solskjaer juga disorot tajam. Kabarnya mereka tak mau meninggalkan sang manajer dan tak mau dijadikan pelatih sementara jika Solksjaer dipecat.

Kekalahan telak dari Leicester dan Liverpool telah membuat sejumlah pemain kehilangan kepercayaan kepada Solskjaer, tetapi direksi MU tak memiliki alternatif penggantinya.

Tiga calon yang mereka inginkan pada 2018, yakni Mauricio Pochettino, Thomas Tuchel dan Julian Nagelsmann, semuanya sudah menjadi pelatih Paris Saint-Germain, Chelsea dan Bayern Munich.

Pochettino bahkan didukung penuh oleh seluruh hierarki United, tetapi dia malah meneken perpanjangan kontrak satu tahun di PSG pada Juli sehingga tak mungkin menjadi pengganti Solskjaer.

Sementara itu, mantan manajer Real Madrid Zinedine Zidane kabarnya tak tertarik menjadi pelatih MU.

Setelah memenangi tiga dari empat pertandingan pertamanya, tim asuhan Solskjaer kalah lima kali dari sembilan pertandingan terakhir dan kebobolan sembilan gol dalam dua pertandingan Liga Inggris terakhirnya.

Mereka belum memenangi pertandingan liga sejak menang 2-1 atas West Ham pada 19 September dan menduduki urutan ketujuh dalam klasemen atau terpaut delapan poin di belakang Chelsea.

Sabtu pekan ini United melawat ke kandang Tottenham sebelum bertandang ke Atalanta untuk pertandingan Liga Champions, Selasa pekan depan.

Juara Manchester City adalah tamu berikutnya di Old Trafford empat hari kemudian dalam pertandingan terakhir United sebelum jeda internasional November nanti.

Bila Solskjaer gagal membawa timnya menang melawan ketiga tim ini, maka posisinya hampir pasti dicopot, demikian laporan ESPN seperti dikutip dari Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini