Liga

Curhat Pilu Bruno Fernandes usai Disebut Biang Kerok Kekalahan Man United

Bruno Fernandes gagal jadi eksekutor penalti.

Husna Rahmayunita

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes saat melawan Villarreal di final Liga Europa. (ALEKSANDRA SZMIGIEL / POOL / AFP)
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes saat melawan Villarreal di final Liga Europa. (ALEKSANDRA SZMIGIEL / POOL / AFP)

Bolatimes.com - Dijagokan tampil memukau di Liga Inggris, Manchester United justru dipermalukan oleh Aston Villa dalam laga lanjutan, Sabtu (25/9/2021). Kekalahan Man United ini dikaitkan dengan aksi Bruno Fernandes.

Tak sedikit yang menyebut kalau Bruno Fernandes menjadi biang kerok kekalahan Man United. Alasannya, karena gelandang 27 tahun itu gagal mengeksekusi penalti di detik-detik akhir.

Dalam laga yang digelar di Old Trafford semalam, Aston Villa unggul duluan lewat Kortney Hause pada menit ke-88. Setan Merah mendapat kesempatan menyamai skor lewat penalti saat injury time.

Bruno Fernandes dipilih jadi eksekutor penalti. Namun tendangannya malah melenceng ke atas gawang Aston Villa. Skor 0-1 pun bertahan hingga laga rampung.

Bruno Fernandes meluapkan perasannya usai Man United kalah. Ia mengaku sangat frustrasi dan kecewa gagal membawa MU menang.

"Tidak ada yang lebih frustrasi dan kecewa daripada saya karena gagal mengeksekusi penalti dan kekalahan yang diakibatkannya," tulis Bruno melalui postingan di akun Instagram pribadinya, seperti dikutip Minggu (26/9).

Curhat Bruno Fernandes usai MU kalah dari Aston Villa. (Instagram/@brunofernandes.10)
Curhat Bruno Fernandes usai MU kalah dari Aston Villa. (Instagram/@brunofernandes.10)

"Saya selalu memikul tanggung jawab saya dan saya selalu merangkul mereka di bawah tekanan di saat-saat seperti ini. Hari ini, saya gagal. Tetapi saya mengambil langkah maju dan menghadapi tantangan dengan ambisi dan tanggung jawab yang sama seperti ketika, di banyak kesempatan lainnya, bola menjadi gol," sambungnya.

Menurut Bruno, kritik dan opini yang bertentangan adalah bagian besar dari sepak bola. Ia menerima reaksi publik atas kegagalannya.

"Saya telah belajar untuk hidup dengannya, bahkan menggunakannya untuk mendorong saya, dan saya menganggap itu semua sebagai bagian yang sangat penting dari komitmen saya untuk tidak pernah berhenti berusaha untuk meningkatkan dan menjadi pemain terbaik yang saya bisa, bagi saya dan tim," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku tak kapok ditunjuk sebagai eksekutor penalti meski gagal saat melawan Aston Villa di kandang sendiri.

"Hari ini, saya sekali lagi mengambil tanggung jawab yang diberikan kepada saya hampir sejak saya bergabung dengan United dan saya akan mengambilnya lagi tanpa rasa takut atau takut kapan pun dipanggil," tutur Fernandes.

Kata dia, hal terpenting sekarang yakni menang bersama The Red Devils dan memberikan usaha maksimal untuk membantu tim.

"Saya adalah pemain yang meninggalkan segalanya di lapangan, dengan hasrat dan komitmen yang besar. Dan itulah yang akan terus saya lakukan. Terima kasih atas semua dukungan Anda setelah peluit akhir! Mendengar Anda meneriakkan nama saya di stadion sangat emosional," kata Bruno.

Lebih lanjut, pemain bernomor punggung 18 itu berjanji bakal tampil lebih baik untuk laga selanjutnya demi kejayaan Manchester United.

"Saya akan kembali lebih kuat untuk saya, karena ini adalah standar yang saya pegang sendiri, tetapi terutama untuk rekan satu tim saya dan penggemar kami yang selalu mendukung kami," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini