Liga

Menangi Liga Champions, Chelsea Sodorkan Kontrak Baru untuk Thomas Tuchel

Chelsea langsung menyodorkan kontrak baru untuk Thomas Tuchel usai mempersembahkan trofi Liga Champions

Irwan Febri Rialdi

Pelatih Paris Saint Germain, Thomas Tuchel (AFP)
Pelatih Paris Saint Germain, Thomas Tuchel (AFP)

Bolatimes.com - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, bakal segera mendapat kontrak baru dari manajemen The Blues. Dilansir dari Tribal Football, Senin (31/5/2021), ini adalah hadiah setelah eks nakhoda PSG itu mempersembahkan trofi Liga Champions.

Tuchel sendiri sejatinya baru meneken kontrak hingga 2022 bersama Chelsea pada Januari 2021 lalu. Pelatih asal Jerman itu mengisi kursi kepelatihan Chelsea pada pertengahan musim 2020/2021, menggantikan posisi Frank Lampard yang dipecat.

Kini seperti diklaim GOAL, Tuchel yang dipecat PSG pada Desember 2020 sebelum merapat ke Chelsea, akan disodorkan kontrak baru oleh manajemen Chelsea.

Kontrak anyar ini setidaknya akan mengikat juru taktik berusia 47 tahun tersebut sampai musim panas 2023 di Stamford Bridge --markas Chelsea.

Belum ada enam bulan menukangi Chelsea, Tuchel sendiri memang sukses membangkitkan Chelsea yang loyo di bawah Lampard di paruh pertama musim.

Setelah sempat terpuruk, Chelsea sukses finis empat besar di klasemen Liga Inggris 2020/2021, menembus final Piala FA, serta menembus final Liga Champions. Untuk kompetisi yang terakhir, The Blues bahkan sukses jadi kampiun.

Chelsea menyabet gelar Liga Champions, yang jadi titel kedua mereka sepanjang sejarah klub, usai Manchester City 1-0 dalam laga final yang dihelat di Portugal, Minggu (31/5/2021).

Terkait perpanjangan kontraknya, Tuchel sendiri bahkan mengonfirmasi bahwa kabar ini benar adanya.

"Saya belum 100 persen yakin, tapi mungkin saya memiliki kontrak baru sekarang. Itu bisa terjadi, perwakilan saya mengatakan sesuatu tentang itu, tapi saya tidak tahu. Jadi, mari kita amati lebih dulu," tutur eks pelatih Borussia Dortmund dan PSG itu.

"Saya bicara dengan pemilik klub (Roman Abramovich) usai final. Itu adalah momen terbaik untuk pertemuan pertama. Atau juga yang terburuk, karena ekspektasi di Chelsea pasti sangat tinggi saat ini."

"Saya senang bisa berjumpa dengan dia (Abramovich) lebih dekat. Sebelumnya kami berkomunikasi, tapi tidak secara personal, tidak bertemu langsung. Namun sekarang, senang rasanya bisa bertemu dia," tukas sang juru taktik.

(Suara.com/Rully Fauzi)

Berita Terkait

Berita Terkini