Liga

Presiden Napoli: Cristiano Ronaldo Ada Bakat Jadi Pelatih

Ronaldo dianggap memiliki kemampuann untuk mempengaruhi para pemain di ruang ganti.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Para pemain Juventus merayakan gol Cristiano Ronaldo ke gawang Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions (12/3/2019). [Marco Bertorello/AFP)
Para pemain Juventus merayakan gol Cristiano Ronaldo ke gawang Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions (12/3/2019). [Marco Bertorello/AFP)

Bolatimes.com - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, memberikan pujian manis kepada bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Ia menilai pemain asal Portugal itu memiliki bakat untuk menjadi pelatih yang hebat di masa depan.

Ronaldo sukses menjalani musim perdana bersama Juventus dengan mengemas 21 gol dan 11 assist. Performa itu turut membantu Juventus untuk menjuarai trofi Serie A Italia 2018/2019.

Menurut Laurintiis, Ronaldo adalah sosok besar di balik keberhasilan Juventus meraih Scudetto ke-8 secara beruntun. Selain torehan gol, pemenang lima Ballon d'Or itu juga membantu peran pelatih Massimiliano Allegri mengatur pemain.

Ronaldo dianggap memiliki kekuatan untuk mempengaruhi para pemain di ruang ganti. Penyerang 34 tahun itu juga tidak segan untuk menegur rekan-rekan setimnya jika bermain di bawah performa.

Bakat melatih Ronaldo terlihat jelas di final Euro 2016 ketika Timnas Portugal bersua Prancis. Ketika itu, Ronaldo harus ditarik keluar lapangan karena cedera lutut. Namun, dengan kaki yang mendapat perawatan, ia memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada Joao Moutinho dan kolega.

Apa yang dilakukan Ronaldo ketika itu pun membuahkan hasil nyata. Portugal akhirnya meraih kemenangangan 1-0 atas Prancis berkat gol semata wayang Eder yang diciptakan dari jarak jauh pada masa perpanjangan waktu.

"Cristiano Ronaldo kuat karena dia telah menggantikan fungsi pelatih di Serie A Italia. Ronaldo adalah motivator sejati, terutama di ruang ganti," kata De Laurentiis, dikutip dari Calciomercato, Rabu (15/5/2019).

"Ketika saya melihatnya di tim nasional, ia duduk di bangku cadangan dan kemudian menyetir rekan-rekannya lewat teriakan yang disuarakannya. Hal itu yang membuat mereka (Portugal) memenangi pertandingan," tuturnya menambahkan.

Ronaldo semakin lama semakin menua. Pada musim depan, ia akan menjadi pemain Juventus yang berusia 35 tahun atau semakin mendekati masa gantung sepatu. Pelatih pun diprediksi akan menjadi karier yang cocok bagi peraih lima Ballon d'Or tersebut, selain bisnisnya yang melimpah.

Berita Terkait

Berita Terkini