Liga

Pedas, Gary Neville Sebut Manchester United Kumpulan Orang Putus Asa

Paul Pogba dan kolega dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Rauhanda Riyantama

Reaksi gelandang Mancheter United, Paul Pogba, usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh Huddersfiled Town di Stadion John Smith's, Minggu (5/5/2019) malam WIB. (PAUL ELLIS / AFP)
Reaksi gelandang Mancheter United, Paul Pogba, usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh Huddersfiled Town di Stadion John Smith's, Minggu (5/5/2019) malam WIB. (PAUL ELLIS / AFP)

Bolatimes.com - Mantan penggawa Manchester United, Gary Neville, benar-benar dibuat geram oleh performa eks timnya tersebut. Bagaimana tidak, Paul Pogba dan kolega dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Kegagalan The Red Devils diperkuat setelah meraih hasil minor pada pertandingan kontra tuan rumah Huddersfiled Town di Stadion John Smith's, Minggu (5/5/2019) malam WIB. Lawan tim yang sudah pasti terdegradasi, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer justru hanya meraih hasil imbang 1-1.

Raihan satu angka tersebut tak mampu mendongkrak posisi Manchester United dari urutan keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dengan koleksi 66 poin, mereka sudah tak bisa lagi mengejar Tottenham Hotspur yang unggul empat poin di urutan keempat. Lebih lagi pertandingan hanya menyisakan satu laga lagi.

''Huddersfiled Town ini mengalami kesulitan sepanjang musim. Anda melihat mereka, tak punya kualitas, tapi saya seperti melihat mereka jauh lebih baik ketimbang tim yang mengenakan seragam merah, sejujurnya,'' kata Gary Neville, dilansir dari Sky Sports.

''Setidaknya Anda bisa mengidentifikasi mereka. Tidak ada yang saya sukai dari tim United sekarang. Mengerikan sekali, lihat mereka, seperti kelompok putus asa!,'' tegasnya.

Gary Neville (Filippo Monteforte/AFP)
Gary Neville saat masih aktif sebagai pemain Manchester United. (Filippo Monteforte/AFP)

 

Sebagai mantan pemain, wajar rasanya jika Gary Neville melontarkan kritikan pedas pada Manchester United. Sempat terlihat membaik sejak kursi kepelatihan diambil alih Ole Gunnar Solskjaer, mereka justru keok dalam delapan laga terakhir dengan hanya mengemas satu kemenangan.

''Ini bukan tim sama sekali. Ini menmgingatkan saya pada tim Tottenham yang diwarisi Mauricio Pochetino, dengan (Younes) Kaboul, (Emmanuel) Adebayor, (Etienne) Capoue, sekelompok individu yang tak punya semangat besar, ia membongkarnya satu per satu,'' sindir mantan pelatih Valencia itu.

''Ole harus melakukan hal yang sama, akan menyenangkan jika klub mendapatkan direktur olahraga berpengalaman untuk membantunya,'' tandasnya. 

Berita Terkait

Berita Terkini