Liga

Songong! Begini Sindiran Zidane ke Barcelona yang Bakal Juara La Liga

Zidane ejek Barcelona yang selangkah lagi dapatkan gelar juara La Liga.

Galih Priatmojo

Para pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Luis Suarez dalam partai semifinal Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2) dini hari WIB. (OSCAR DEL POZO / AFP)
Para pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Luis Suarez dalam partai semifinal Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2) dini hari WIB. (OSCAR DEL POZO / AFP)

Bolatimes.com - Barcelona bakal menjalani laga penting akhir pekan ini menghadapi Levante, Minggu (28/4/2019). Di tengah perburuan akhir Barcelona menggapai gelar La Liga, rivalnya, Real Madrid datang mengusik.

Real Madrid bisa dibilang gagal total di musim ini. Selain tersingkir dari Liga Champions, skuat Los Blancos juga dipastikan takkan mampu menggapai gelar La Liga.

Tampil kurang greget sejak awal musim membuat Sergio Ramos dkk kesulitan untuk bersaing di papan atas klasemen La Liga. Mereka tertinggal 16 poin dari seteru abadinya, Barcelona.

Sementara itu, Barcelona tinggal selangkah lagi merengkuh gelar La Liga kedelapan beruntun dalam satu dekade terakhir. Menyisakan satu laga menghadapi Levante akhir pekan nanti, Barcelona wajib memetik poin jika ingin segera berpesta pora.

Namun, Real Madrid tampaknya sedikit merusak suasana berbunga-bunga yang tengah dirasakan Barcelona saat ini. Hal ini lantaran pernyataan pelatih El Real, Zinedine Zidane yang terlihat songong alias belagu.

Seperti dikutip Mirror, Zidane menyebut bahwa La Liga itu adalah yang paling penting. Itu merupakan targetnya setiap hari.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane (Javier Soriano/AFP)
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane (Javier Soriano/AFP)

 

Ia menyebut bahwa Real Madrid saat ini sudah punya 33 gelar La Liga. Lalu bagaimana dengan Barcelona?

"Itu adalah target kami setiap harinya. La Liga akan jadi target pertama kami di musim depan," terangnya.

"Kami punya 33 gelar La Liga, berapa banyak yang dipunya Barcelona?" tantangnya.

"Memang mereka melaju dengan baik dalam beberapa tahun terakhir dan kami harus mengakuinya tapi di dalam sejarah kami ada lebih banyak punya titel juara," tukasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini