Liga

Kebobolan Dua Gol, David De Gea Dekati Rekor Terburuk

David de Gea sudah kemasukan 50 gol dan hanya mencatat tujuh kali clean sheet sepanjang musim ini.

Rauhanda Riyantama

Aksi kiper Manchester United, David de Gea saat berhasil menghalau serangan Manchester City yang dikomandoi Sergio Aguero pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. (OLI SCARFF / AFP)
Aksi kiper Manchester United, David de Gea saat berhasil menghalau serangan Manchester City yang dikomandoi Sergio Aguero pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. (OLI SCARFF / AFP)

Bolatimes.com - Performa kiper Manchester United, David de Gea, musim ini begitu buruk. Bahkan, kiper 28 tahun itu kian mendekati rekor terburuk sepanjang kariernya dalam sepak bola.

Ketidakkonsistenan David de Gea sangat kentara saat melakoni partai Derby Menchester. Bertanding di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, Manchester United kalah 0-2 atas Manchester City, dan David de Gea dituding sebagai biang kekalahan lantaran kerap membuat blunder.

Kiper asal Spanyol itu menjadi sorotan setelah gagal mengantisipasi tembakan para penyerang The Citizens. Alhasil, dua di antara berbuah gol, yakni sepakan dari Bernardo Silva (54') dan Leroy Sane (66').

Merujuk catatan Whoscored, David de Gea telah membuat tiga kesalahan fatal sehingga lawan bisa dengan mudah mencetak gol. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sejak gabung Manchester United pada musim 2011/2012.

Dengan tambahan dua gol tersebut, David de Gea sudah kemasukan 50 gol dan hanya mencatat tujuh kali clean sheet sepanjang musim ini. Catatan buruk tersebut hanya terpaut tiga gol saat melakoni musim terburuknya bersama Atletico Madrid pada 2010/2011 dengan kemasukan 53 gol.

Kendati demikian, David de Gea tak melulu melakukan kesalahan. Ia juga berhasil menciptakan tiga penyelamatan dari lima serangan Manchester City pada pertandingan semalam.

''David juga membuat penyelamatan-penyelamatan yang bagus pada hari ini. Ini adalah pekerjaan rutin bagi setiap orang. Dia memiliki standar-standar yang tinggi,'' bela pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, seperti dikutip dari BBC Sport.

''Ketika kami menjalani waktu yang seperti ini kami perlu untuk terus kompak, menyiapkan diri untuk menghadapi situasi yang menantang, dan terus bekerja. Kami harus bangkit pada hari Minggu,'' lanjutnya.

Sebagai informasi, atas kekalahan tersebut, skuat Setan Merah urung beranjak dari posisi enam klasemen dengan catatan 64 poin dari 35 laga. Sementara Manchester City kian berpeluang besar mempertahankan gelar juara Liga Primer Inggris asal berhasil menyapu bersih tiga laga sisa pada musim ini.

Berita Terkait

Berita Terkini