Dari The Next Maldini Hingga Pele, Inilah Para Wonderkid Gagal

Tak semua wonderkid mengalami karier bagus, lima pemain ini contohnya.

Minggu, 09 September 2018 | 13:40 WIB
Royston Drenthe. (P Marcou/AFP).

Royston Drenthe. (P Marcou/AFP).

Bolatimes.com - Dalam dunia sepak bola, para pemain muda selalu menjadi pusat perhatian. Apalagi bagi mereka yang dinilai memiliki bakat luar biasa, sehingga dirinya dianggap calon bintang masa depan atau wonderkid.

Klyan Mbappe menjadi salah satu wonderkid yang digadang sebagai menjadi bintang masa depan. Selain usianya yang masih muda, sepak terjangnya bersama klub dan negara sudah tak bisa di pandang sebelah mata.

Pemuda 19 tahun itu sudah mengoleksi dua gelar Ligue 1 bersama klubnya Paris Saint-Germain (PSG) dan bersama Prancis, ia berhasil memenangkan gelar Piala Dunia 2018.

Namun, ternyata tak semua pemain muda bisa bernasib seperti Mbappe. Alih-alih mampu bermain di tim Eropa, beberapa dari mereka justru mengalami karier yang kurang beruntung.

Untuk itu, berikut Bolatimes.com merangkum lima wonderkid dunia yang gagal bersinar, dilansir dari Goal.

1. Fabian Carini

Fabian Carini. (Patrick Kovarik/AFP).
Fabian Carini. (Patrick Kovarik/AFP).

Fabian Carini merupakan kiper Juventus pada 2000an. Ia direkrut sebagai calon penerus Gianluigi Buffon setelah bermain apik bersama klub Uruguay, Danubio. Apalagi pada usianya yang baru 21 tahun ia sudah bermain untuk skuat senior Uruguay.

Namun, di klub Kota Turin ia tak mampu menembus Buffon hingga pada akhirnya menemui kesulitan dalam berkarier di Eropa. Kini Carini sudah berusia 38 tahun, klub terakhir yang dia bela adalah Juventud de Las Piedras, klub lokal Uruguay pada 2016.

2. Michelangelo Albertazzi

Michelangelo Albertazzi saat berkostum AC Milan. (Karim Sahib/AFP).
Michelangelo Albertazzi saat berkostum AC Milan. (Karim Sahib/AFP).

Albertazzi direkrut AC Milan pada musim 2009/2010. Ia saat itu berusia 18 tahun dan digadang sebagai penerus Paolo Maldini. Namun, nyatanya kariernya tak panjang di San Siro. Kemudian ia dilepas ke Verona dengan gratis.

Baca Juga: Tiga Pemain Ini Alami Cedera Mengerikan Seperti Luke Shaw

Kini pada musim 2018/2019, pemain 27 tahun itu bermain untuk Liveorno dio Serie B.

3. Royston Drenthe

Royston Drenthe ketika berseragam Real Madrid. (Mark Ralston/AFP).
Royston Drenthe ketika berseragam Real Madrid. (Mark Ralston/AFP).

Royston Drenthe menjadi perbincangan publik ketika diboyong oleh Real Madrid dari Feyenoord pada musim 2007/2008. Ia ketika itu dinilai sebagai salah satu talenta terbaik dari Belanda.

Drenthe pun hengkang tiga musim setelahnya dan kariernya berjalan terjal. Ia membela berbagai klub seperti Hercules, Everton, Reading, Bani Yas, dan akhirnya memutuskan pensiun pada usia 30 tahun karena tak kuat menghadapi tekanan dalam sepak bola.

Meski sempat dianggap sebagai wonderkid gagal, namun gelandang 31 tahun itu tampaknya urung habis. Ia bahkan mencoba berkarier kembali bersama Sparta Rotterdam di kasta kedua Liga Belanda. Ia telah bermain sebanyak empat pertandingan dan mencetak satu gol.

4. Freddy Adu

Freddy Adu. (Hoang Dinh Nam/AFP).
Freddy Adu. (Hoang Dinh Nam/AFP).

Nama Freddy Adu mulai mencuat ketika melakukan penandatangan dengan DC United pada usia 14 tahun. Ia pun digadang sebagai masa depan Amerika Serikat hingga disebut sebagai titisan Pele.

Di DC United, Adu berhasil memecahkan berbagai rekor sebagai pemain termuda yang pernah menandatangani kontrak profesional di Amerika Serikat. Lalu, ia juga mencatatkan sebagai pemain termuda yang tampil di pertandingan Major League Soccer (MLS), dan menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah MLS.

Kini di usianya yang hampir 30 tahun, ia berakhir di klub kecil Amerika Serikat setelah mencoba berkarier ke seantero Eropa.

5. Federico Macheda

Federico Macheda. (Andrew Yates/AFP).
Federico Macheda. (Andrew Yates/AFP).

Macheda sempat mengguncak publik sepak bola ketika diboyong oleh Manchester United di bawah arahan Sir Alex Ferguson.

Ia dinilai akan memiliki karier cemerlang seperti yang telah dialami oleh David Beckham, Wayne Rooney, dan Cristiano Ronaldo. Namun, kesempatan yang telah diberikan oleh Sir Alex Ferguson tak mampu dimanfaatkan dengan baik. Ia pun dianggap sebagai wonderkid yang gagal bersinar.

Macheda saat ini tengah memulai babak baru bersama klub Yunani, Panathinaikos.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengungkapkan bahwa perekrutan Fase berdasarkan rekomendasi pelatih Jean-Paul Van Gastel.

liga | 11:52 WIB

Menghadapi Persib, yang berstatus sebagai raksasa Liga 1, jelas bukan tugas mudah bagi Persijap sebagai pendatang baru.

liga | 11:48 WIB

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menegaskan bahwa klubnya memilih jalur yang tepat dengan tidak berlebihan dalam belanja pemain

liga | 09:20 WIB

Pelatih Juventus, Igor Tudor, mengungkapkan kekecewaannya terhadap ulah sebagian suporter yang mencemooh striker, Dusan Vlahovic

liga | 09:11 WIB

Debut kiper baru PSG, Lucas Chevalier, justru mencuri perhatian karena blunder yang memicu gelombang candaan dari penggemar

liga | 09:06 WIB

Newcastle United secara resmi mengumumkan kedatangan bek Malick Thiaw dari AC Milan

liga | 08:00 WIB

Lucas Chevalier, yang mendapat pujian tinggi dari pelatih Luis Enrique dan rekan setimnya.

liga | 07:37 WIB

Luis Enrique menyebut keputusannya sebagai 100% pilihan saya untuk mencari profil berbeda di posisi penjaga gawang.

liga | 07:30 WIB

PSG sempat mencetak gol melalui Bradley Barcola, tetapi dianulir wasit karena offside.

liga | 07:21 WIB

Darwin Nunez resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal

liga | 07:15 WIB