Liga

Jose Mourinho Geram dengan Film Dokumenter Manchester City

Jose Mourinho bisa menuntut royalti dari film tersebut.

Stephanus Aranditio | Andiarsa Nata

Jose Mourinho dan Pep Guardiola (Paul Ellis/AFP)
Jose Mourinho dan Pep Guardiola (Paul Ellis/AFP)

Bolatimes.com - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho geram melihat dirinya hadir dalam film dokumenter yang dibuat oleh Manchester City baru-baru ini. Mourinho mengaku ia bisa menuntut royalti karena ikut ambil bagian dalam film tersebut.

Sebanyak delapan seri film dokumenter yang diproduksi oleh layananan streaming Amazon akhir pekan lalu telah resmi rilis. Film tersebut menceritakan tentang keberhasilan Pep Guardiola dalam memimpin Manchester City untuk meraih gelar pada musim lalu.

Namun, film itu langsung mendapat kritikan dari Jose Mourinho terkait sosok dirinya yang hadir dalam film yang dibuat oleh The Citizens tersebut.

Mourinho mengaku memang belum melihat film itu, tapi ia mengetahui bahwa dirinya hadir di dalam film tersebut. Mantan pelatih Real Madrid itu pun geram dan mengatakan bahwa Manchester City tidak memiliki kelas.

"Saya belum melihatnya tetapi saya tahu beberapa hal tentang film itu. Reaksi saya adalah jika anda adalah klub kaya, anda dapat membeli pemain top, tapi tidak dapat membeli kelas. Itu adalah reaksi pertamaku," tutur Mourinho dikutip dari Independent.

Mourinho kemudian menambahkan bahwa ia bisa saja meminta royalti karena turut diikutsertakan dalam film tersebut.

Pep Guardiola memberikan instruksi kepada para pemain Manchester City (Daily Mail)
Salah satu adegan dalam film yang memperlihatkan Pep Guardiola memberikan instruksi kepada para pemain Manchester City (Daily Mail)

Namun hal itu tidak akan dilakukannya jika Manchester City mengirimkan kaus yang bertuliskan "We did it on derby day" kepada Mourinho sebagai syaratnya.

"Reaksi kedua adalah karena saya ada di film saya bisa meminta beberapa royalti. Tetapi jika mereka mengirimi saya salah satu kaus yang mereka miliki di terowongan ketika kami bermain di sana, kaos yang mengatakan ‘We did it on derby day.' Jika mereka mengirim saya salah satu dari kaus ini, saya menyerah tentang royalti," imbuhnya lagi.

Pernyataan Mourinho itu merupakan mengarah kepada rencana Manchester City yang ingin merayakan juara Liga Primer musim lalu di hadapan Manchester United. Tetapi rencana tersebut gagal karena mereka justru menelan kekalahan.

Mengenai film yang dibuat Manchester City, Jose Mourinho juga memberikan kritik pedas yang mengatakan bahwa The Citizens tidak menghormatinya demi membuat sebuah film yang bagus.

"Anda tahu, film tanpa saya tidak akan banyak terjual, aku harus ada di sana. Anda dapat memiliki film yang fantastis sambil menghormati orang lain. Anda tidak perlu tidak sopan untuk memiliki film yang fantastis," kata Mourinho.

Jose Mourinho hadir pada bagian film yang memperlihatkan perbandingan gaya permainannya dengan Pep Guardiola.

Film dokumenter itu mengatakan Jose Mourinho bermain dengan menerapkan taktik parkir bus, sementara Pep Guardiola bermain dengan menyerang.

Selain itu, terdapat juga adegan pendukung Manchester City yang meneriakkan "Parkir bus" selama laga Derby Manchester itu berlangsung.

Berita Terkait

Berita Terkini