Bolatainment

Aislinn Konig Ikut Senang Sandy Walsh Masuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Aislinn Konig memberikan dukungan untuk kekasihnya.

Husna Rahmayunita | Arif Budi Setyanto

Atlet basket, Aislinn Konig. (Instagram/acekonig)
Atlet basket, Aislinn Konig. (Instagram/acekonig)

Bolatimes.com - Keinginan Sandy Walsh untuk segera dinaturalisasi agar bisa membela Timnas Indonesia mendapat dukungan dari sang kekasih Aislinn Konig

Saat ini Sandy Walsh berada di Indonesia untuk menunggu proses naturalisasinya rampung. Pemain KV Mechelen itu juga ikut dalam latihan skuad Garuda Muda di Bandung.

Sandy Walsh tak sendirian ketika ke Indonesia, tapi ia ditemani sosok wanita yang merupakan sang kekasih. Ia adalah Aislinn Konig yang sudah menjalin asmara dengan pemain keturunan ini sejak 8 bulan lalu.

Menemani sang kekasih yang sedang diproses naturalisasi, Aislinn Konig kemudian berkomentar. Pebasket wanita itu menegaskan bahwa ia mendukung sepenuhnya langkah Sandy Walsh.

Hal itu disampaikan ketika Aislinn Konig menjadi bintang tamu di konten YouTube Augie Fantinus. Dalam acara itu, Sandy Walsh juga ikut menemani sang kekasih.

"Saya ada keturunan Tiongkok dari nenek dan saya sangat dekat dengan budayanya. Saya lihat dia belum merasa terlalu koneksi dengan itu," ucap atlet basket tersebut seperti dikutip dari YouTube Augie Fantinus.

Sandy Walsh dan Aislinn Konig. (Instagram/@sandywalsh)
Sandy Walsh dan Aislinn Konig. (Instagram/@sandywalsh)

"Dan saat ingin naturaliasai, saya melihat dia sangat senang dan bahagia, seperti menemukan tempat dia seharusnya berada. Itu membuat saya sangat bahagia Jadi untuk mendukung dia agar merasa bahagia seperti itu, saya mendukungnya," tegas pebasket asal Kanada itu.

Sementara itu, tampaknya mimpi Sandy Walsh untuk membela timnas Indonesia harus tertunda. Sebab, proses naturalisasi belum rampung, tapi skuad Garuda harus segera mendaftarkan pemain untuk Kualifikasi Piala Asia 2023 sebelum ditutup.

Timnas Indonesia sendiri bakal menghadapi lawan kuat di Kualifikasi Piala Asia 2023 menghadapi Yordania, Kuwait, dan Nepal.

Berita Terkait

Berita Terkini