Bolatainment

Thomas Mueller Diduga Paksa Kuda Lakukan Seks Tak Wajar, Buat Apa?

Thomas Mueller dikritik.

Husna Rahmayunita

Penyerang Bayern Munich, Thomas Muller beraksi pada laga kontra Union Berlin dalam lanjutan Bundesliga 2019/2020 di Stadion An der Alten Försterei, Berlin, Jerman, Senin (18/5/2020) dini hari WIB. [HANNIBAL HANSCHKE / POOL / AFP]
Penyerang Bayern Munich, Thomas Muller beraksi pada laga kontra Union Berlin dalam lanjutan Bundesliga 2019/2020 di Stadion An der Alten Försterei, Berlin, Jerman, Senin (18/5/2020) dini hari WIB. [HANNIBAL HANSCHKE / POOL / AFP]

Bolatimes.com - Kabar cukup menggemparkan dari bintang Bayern Munchen, Thomas Mueller yang dituduh memaksa kuda peliharaan lakukan seks tak wajar demi mendapat spermanya.

Kecaman keras terhadap Thomas Mueller datang dari organisasi PETA, bintang Bayern Munchen dan sang istri, Lisa dituduh melakukan tindakan kejam terhada kuda peliharaan mereka.

Dikutip dari Mirror, PETA menuduh Thomas Mueller dan Lisa melakukan kekejaman terhadap kuda dalam penjualan sperma kuda beku senilai 170 pound atau sekitar Rp 3,2 juta.

Tindakan Mueller dan Lisa membuat kuda peliharaan mereka bernama D'Avie mengalami cedera jelang musim kawin dan memunculkan dugaan praktik seks tak wajar.

Mueller dan Lisa dituduh telah melakukan kekejaman terhadap kuda mereka dengan memaksa hewan peliharaan melakukan seks tak wajar.

Meski begitu, penyerang timnas Jerman dan Bayern Muenchen dalam pernyataannya menyebut jika D'Avie cedera akibat terjatuh karena terpeleset hingga membuat kukunya terluka.

"Sayangnya kami memiliki kabar buruk. D'Avie favorit kami tidak akan tersedia dalam beberapa bulan ke depan," ucap Mueller dikutip dari Mirror.

"Sayangnya, dia terpeleset saat uji coba untuk mempersiapkan musim kawin, dan secara dramatis jatuh ke sisinya.

"Dia mengalami cedera di area kuku, dan perlu istirahat total selama beberapa bulan ke depan. Dia anak yang tangguh, dan itu bisa saja lebih buruk." imbuhnya.

Namun Jana Hoger selaku juru bicara PETA menampik pernyataan Mueller serta menganggap itu sebagai alibi sang pesepak bola dan istrinya.

Jana Hoger memiliki anggapan bahwa Muller dan Lisa terlibat dalam tindakan yang tidak wajar terhadap kuda mereka bernama D'Avie.

"Sungguh mengerikan bahwa pencinta kuda gadungan memaksa hewan dalam perawatan mereka melakukan tindakan seks yang tidak wajar," ucap Jana Hoger.

"Untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari mereka. Cedera yang diderita D'Avie di bawah pengawasan Lisa dan Thomas Mueller dapat dihindari dan tidak perlu." imbuhnya.

Tuduhan terkait penjualan sperma beku kuda untuk dijual memang bukan tanpa alasan, Mueller dan Lisa setidaknya memiliki tiga kuda peliharaan.

Selain D'Avie, ada pula yang dinamai For Roses dan Browmore di mana menurut laporan Mirror, sperma beku dari ketiga kuda tersebut memang diperjualkan.

(Kontributor: Eko Isdiyanto)

Berita Terkait

Berita Terkini