Bolatainment

Baru Jadi Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte Malah Blunder

Antonio Conte membuat blunder tak lama setelah dipilih.

Husna Rahmayunita

Antonio Conte saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur. (Instagram/spursofficial)
Antonio Conte saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur. (Instagram/spursofficial)

Bolatimes.com - Baru sehari diresmikan sebagai pelatih anyar Tottenham Hotspur, Antonio Conte justru blunder usai menggaungkan chant milik Arsenal.

Antonio Conte diresmikan sebagai manajer anyar Tottenham Hotspur pada Selasa (2/11/2021) sebagai pengganti Nuno Espirito Santo.

Tak lama setelah itu Antonio Conte membagikan kabar peresmian dirinya sebagai manajer Tottenham Hotspur lewat akun media sosial pribadi.

Namun mantan manajer Inter Milan dan Chelsea itu malah membuat blunder usai salah mengunggah chant yang sering dinyanyikan suporter di stadion.

Foto yang diunggah Conte itu memperlihatkan ia memamerkan jersey kandang Spurs miliknya dengan menyertakan tulisan 'Semoga beruntung'.

Unggahan itu disertai lagu yang dikira adalah chant milik suporter Tottenham, namun ternyata adalah chant milik suporter Arsenal.

Antonio Conter. (Instagram)
Antonio Conte. (Instagram)

Conte jelas tak meneliti dengan benar seluk beluk tim barunya, hingga salah mengunggah chant dukungan suporter milik Tottenham Hotspur.

Terlepas dari itu, petualangan Conte bersama Spurs diprediksi bakal dimulai saat melawan Vitesse dalam lanjutan penyisihan grup Liga Konferensi Eropa.

Setelahnya Conte bakal menemani Spurs mengarungi Liga Inggris musim ini mulai melawan Everton di Goodison Park akhir pekan ini.

Di tangan Conte, Spurs diharapkan menyudahi penurunan performa setelah awal musim ini dipegang oleh manajer asal Portugal, Nuno Espirito Santo.

Spurs sudah tiga kali menelan kekalahan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, kualitas Conte yang sudah teruji sangat diandalkan.

Conte kemungkinan akan menerapkan teknik meningkatkan performa pemain, salah satunya membatasi pergerakan anak asuhnya saat berhubungan intim dengan pasangan.

Yang pada intinya, para pemain tidak boleh terlalu lama berhubungan seksual dan hanya diperbolehkan melakukan sedikit gerakan.

Itulah yang diterapkan Conte selama melatih Inter Milan hingga akhirnya sukses merebut scudetto di musim lalu.

"Selama periode pertandingan, para pemain tidak boleh melakukan hubungan seksual yang berlangsung lama," ucap Conte kepada L'Equipe.

"Mereka harus berusaha sesedikit mungkin. Posisi terbaik bagi mereka adalah jika pasangannya berada di atas.

"Dan sebaiknya mereka bersama istri mereka sendiri. Dengan begitu mereka tidak diwajibkan untuk melakukan pertunjukan yang luar biasa," imbuhnya.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini