DATA BELUM TERSEDIA

Kisah Tragis Mario Jardel, Kariernya Hancur Setelah Dicerai Istri

Jardel pernah dikenal sebagai striker ganas.

Husna Rahmayunita BolaTimes.com
Minggu, 19 September 2021 | 14:17 WIB
Kisah Tragis Mario Jardel, Kariernya Hancur Setelah Dicerai Istri

Kisah Tragis Mario Jardel, Kariernya Hancur Setelah Dicerai Istri

hitekno.com - FC Porto pernah punya penyerang bernama Mario Jardel. Namanya pesepak bola itu terus dikenang lewat prestasinya yang mentereng.

Tapi siapa sangka, pemain asal Brasil tersebut hancur kariernya setelah bercerai dengan istrinya. Kisah Mario Jardel tak berhenti di sana karena ada faktor lain yang nyatanya turut serta membuatnya berantakan.

Karier Mario Jardel

Mario Jardel pernah dikenal sebagai striker ganas ketika berhasil mencetak 42 gol dalam satu musim untuk Porto. Ini mungkin awalan yang pas untuk menggambarkan betapa berbahayanya dia di depan gawang lawan.

Tapi, Jardel tak bisa mencapai catatan itu jika tak dibantu oleh orang-orang di belakangnya. Nama-nama macam Zlatko Zahovic, Sergio Conceicao, dan Ljubinko Drulovic adalah mereka yang menjadi pelayan Jardel dalam mencetak gol.

Catatan emas yang ditorehkan Jardel terekam pada musim 1998 hingga 2001. Selama musim tersebut, dirinya sukses menjadi pencetak gol terbanyak di Eropa dengan 130 gol di 125 pertandingan. Sepatu Emas jadi ganjaran buat Jardel. Tak hanya sekali, melainkan dua kali.

demi gol juga membikin Porto tampil trengginas. Alhasil, Primeira Liga (1996/97, 1997/98, 1998/99), Taca de Portugal (1997/98, 1999/00), serta Supertaca Candido de Oliveira (1996, 1998, 1999) adalah gelar yang diraih Jardel bersama Porto.

Namun pencapaian Jardel mesti terganggu dengan sejumlah faktor. Dalam wawancaranya dengan media Portugal, dia mengalami penurunan performa karena ini:

"Saya salah pergaulan. Putus dalam hubungan percintaan dengan istri. Depresi. Semua itu membuat saya sangat stres. Saya seperti orang yang putus asa karena tidak ada seorang pun yang mau mendengarkan saya ketika saya membutuhkan seseorang untuk bicara," ucap Jardel dikutip dari laman record.pt.

Gara-gara depresi itu, Mario Jardel kemudian gelap mata. Dirinya kemudian mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Baca Juga: Bertemu Tokoh Penting Korsel, Caption Asnawi Mangkualam Disorot

''Saya datang ke dunia sepak bola ini dengan penuh rasa penasaran ketika kali pertama bermain di Eropa. Saya bertemu sejumlah orang dan mereka menawari saya kokaina. Lalu, saya mulai menggunakannya secara reguler ketika liburan. Mereka (dokter tim) tahu karena saya memberitahu mereka,'' kata Jardel.

"Narkoba salah satu masalah dalam sepak bola. Sebab, ketika Anda memiliki uang, semakin banyak jebakan kepada Anda. Teman, rasa penasaran, dan godaan akan mengubah hidup anda,'' sambungnya.

Jardel mengawali karier profesional sepak bolanya bersama salah satu klub papan atas Brasil, Vasco da Gama. Sempat dipinjamkan ke Gremio, dia meniti karier di Eropa dengan memperkuat Porto mulai 1996.

Sempat pindah ke Galatasaray, Sporting Lisbon, hingga Bolton Wanderers, Jardel akhirnya gantung sepatu pada 2011 setelah memperkuat Rio Negro.

Setelah pensiun, Jardel tidak memilih jalur sepak bola. Dia tidak menjadi pelatih, agen pemain, atau pengurus klub. Jardel justru berkecimpung di dunia yang sama sekali berbeda, yakni politik.

×
Zoomed
TERKINI

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media digital, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp...

bolatainment | 09:39 WIB

Perusahaan media digital tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp1,763 miliar atau meningkat 45,1 persen dibandingkan ...

bolatainment | 19:17 WIB

Salah satu cara menyiapkan dana darurat paling efektif untuk menjaga stabilitas finansial adalah memiliki dana darurat y...

bolatainment | 18:13 WIB

Mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2026 tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga....

bolatainment | 08:00 WIB

Ronaldo dan Georgina bertemu pada 2016 di sebuah toko Gucci di Madrid, tempat Georgina bekerja sebagai asisten penjualan...

bolatainment | 08:30 WIB