Bolatainment

Kisah Paul Pogba Mualaf, Belajar Islam dari Ibu hingga Jadi Muslim Taat

Meski bukan kabar baru, kisah Paul Pogba mualaf terus menjadi perhatian.

Husna Rahmayunita

Paul Pogba dan sang istri Zulay Pogba. Instagram/paulpogba)
Paul Pogba dan sang istri Zulay Pogba. Instagram/paulpogba)

Bolatimes.com - Sejumlah pesepakbola memutuskan masuk Islam atau mualaf setelah melewati perjalanan spiritual yang panjang. Salah satunya Paul Pogba.

Meski bukan kabar baru, kisah Paul Pogba mualaf terus menjadi perhatian. Bahlan acapkali kisahnya dibagikan lewat beragam pemberitaan.

Paul Pogba masuk Islam saat berusia 20 tahun. Kekinian, ia menjadi seorang muslim yang taat.

Salah satunya dibuktikan ketika gelaran Piala Eropa 2020 lalu, Paul Pogba menggeser botol bir saat konferensi pers.

Saat itu, ia menggeser botol Heineken di hadapannya karena merasa tak nyaman ada minuman keras di situ. Ia pun lolos dari hukuman lantaran alasan agama yang dianut.

Usut punya usut, Paul Pogba mengenal Islam dan menjadi Muslim yang berkat peran ibunya, Yeo Moriba. Meski ibunya muslim, Pogba tak memeluk islam dari lahir. Ia baru tahu tentang Islam berkat sang ibu saat beranjak dewasa.

Saat itu, ibunya mendidik Pogba dan dua saudaranya yakni Florentin Pogba dan Mathias Pogba. Dalam sebuah kesempatan, pemain Manchester United tersebut mengakui sang ibu adalah inspirasinya.

Paul Pogba mualaf. [@paulpogba / Instagram]
Paul Pogba mualaf. [@paulpogba / Instagram]

Mengutip Suara.com, keputusannya menjadi seorang mualaf pun tidak diambilnya secara sembarangan. Selain sering ikut berdoa, Paul Pogba juga berdiskusi tentang Islam bersama teman-temannya.

Ia merasakan sesuatu yang berbeda dari agama Islam. Bahkan Paul Pogba pun melakukan sholat lima waktu dalam sehari mengikuti teman-temannya.

"Islam adalah segalanya. Ia membuat saya bersyukur atas segalanya," kata Pogba ketika ditanya tentang apa artinya menjadi seorang Muslim oleh pembawa acara Life Time Podcast pada 2019.

Setelah menjadi seorang muslim, Paul Pogba mengakui bahwa dirinya berubah lebih baik dan memiliki hati yang damai dari sebelumnya. Ia juga menghargai setiap orang tanpa memandang ras, agama dan warna kulit.

"Islam membuat saya berubah, menyadari segalanya dalam hidup. Islam membuat saya merasa lebih damai. Ini perubahan yang bagus dalam hidup saya," sambungnya

"Sejak saat itu saya tak pernah berhenti. Saya berdoa lima kali sehari, itu salah satu pilar Islam. Mengapa saya melakukannya? Untuk meminta pengampunan dan bersyukur atas segala yang saya miliki," jelas Pogba

Pemain kelahiran Prancis itu, merasa dirinya terus memiliki banyak perubahan dan memiliki pemikiran yang terbuka sejak mualaf. Ia serius dalam menjalankan ibadahnya sebagai seorang muslim.

Dalam setiap kesempatan saat libur kompetisi, ia selalu menyempatkan diri untuk melakukan ibadah umroh di Arab Saudi. Ia kerap kali memposting setiap aktivitas ibadahnya bersama teman-temannya, terlebih dia pernah melaksanakan ibadah umroh bersama rekan satu Timnas Prancis, Kurt Zouma.

Setelah menjadi seorang muslim, Paul Pogba juga membangun suasana Islami dalam kehidupan rumah tangganya bersama sang istri yang bernama Maria Zulay Salaues.

Keduanya terlihat mengenakan busana yang Muslimah pada Instagramnya tanggal 24 April 2020 silam.

(Muhammad Zuhdi Hidayat)

Berita Terkait

Berita Terkini