Bolatainment

Dituding Laporkan Pesta Lukaku ke Polisi, Selebgram Cantik Ini Kena Bully

Ada-ada saja kelakuannya.

Arif Budi Setyanto

Giulia D'Urso disebut jadi orang yang melaporkan pesta Romelu Lukaku. (Instagram/giulia_durso)
Giulia D'Urso disebut jadi orang yang melaporkan pesta Romelu Lukaku. (Instagram/giulia_durso)

Bolatimes.com - Selebgram cantik asal Italia, Giulia D'Ursa dibully oleh warganet setelah dituding menjadi orang yang melaporkan pesta ulang tahun bintang Inter Milan, Romelu Lukaku.

Romelu Lukaku memang mengadakan pesta ulang tahun di sebuah hotel di Milan. Pesta itu digelar setelah Inter Milan meraih kemenangan 3-1 atas AS Roma pada Kamis (13/5/2021) dini hari WIB lalu.

Deretan pemain Inter Milan, seperti Achraf Hakimi, Ashley Young, dan Ivan Persisic turut menghadiri pesta ulang tahun Lukaku yang ke-28. Nah, pesta itu sendiri berlangsung hingga jam 3 dini hari waktu setempat.

Namun, pesta tersebut dibubarkan oleh kepolisian. Pesta ulang tahun Lukaku ini dinilai ilegar karena tidak menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di Italia.

Setelah pesta itu dibubarkan, muncul rumor bahwa ada orang yang melaporkannya ke polisi. Sosok selebgram yang bernama Giulia D'Urso dituding jadi orang yang melaporkan adanya pesta itu ke polisi.

Striker Inter Milan Romelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Cagliari saat laga babak 16 besar Coppa Italia di Giuseppe Meazza. (Miguel MEDINA / AFP)
Striker Inter Milan Romelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Cagliari saat laga babak 16 besar Coppa Italia di Giuseppe Meazza. (Miguel MEDINA / AFP)

Dilansir dari laporan The Sun pada Kamis (20/5/2021), atas tuduhan itu Giulia mengaku diserang oleh para warganet. Dia pun memberikan video klarifikasi bahwa dirinya tidak tahu apa-apa terkait pesta itu.

"Saya menyesal lihat kondisi ini. Saya ingin menyampaikan beberapa patah kata tentang berita yang beredar. Saya tidak tahu apa-apa karena saya tidak pernah menelepon untuk melaporkan pihak manapun," ucapnya.

"Orang-orang menyebut saya tolol. Mereka memberi tahu saya bahwa saya membuat kegaduhan untuk mendapatkan lebih banyak follower. Bahkan mereka mengancam saya," imbuhnya.

Sementara itu, polisi yang membubarkan pesta Lukaku mengatakan bahwa tamu dan pihak penyelenggara pesta akan dikenai sanksi karena telah melanggar protokol kesehatan.

Berita Terkait

Berita Terkini